Kerap Dicibir, Barbie Kumalasari Anggap Julukan Ini Paling Mengenaskan

Altov Johar Selasa, 8 Oktober 2019 08:30:35
Barbie Kumalasari tak pernah luput dari sorotan netizen. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Barbie Kumalasari tak pernah luput dari sorotan netizen. Setiap prilaku dan pernyataannya selalu saja menuai cibiran. Semisal saat ia mengatakan perjalanan ke Amerika hanya delapan jam. Bahkan klarifikasinya terkait pernyataan itu juga jadi bahan olok-olok.

"Gue kan orangnya selalu apa adanya aja lah, jadi orangnya suka ngelucu. Ternyata itu jadi viral, jadi diperhatikan," ujar Barbie Kumalasari di Kawasan Gandaria, Jakarta Selatan.

Lantaran hal itu, berbagai julukan dialamatkan kepada Barbie Kumalasari. Mulai dari "miss halu" hingga "missqueen", menjadi bulan-bulanan buat istri Galih Ginanjar itu. Namun ternyata Barbie tak memusingkannya.

Barbie Kumalasari tak pernah luput dari sorotan netizen. (Altov/tabloidbintang.com)
Barbie Kumalasari tak pernah luput dari sorotan netizen. (Altov/tabloidbintang.com)

"Enggak apa-apa, itu kan pendapat orang. Mau di bilang ratu halu kek, hantu kek, boneka ini itu biarin aja. Yang penting gue senyumin aja, gue tetap berkarya Sebagai artis entertain. Yang Penting gue enggak nyerang orang," ujarnya.

Barbie Kumalasari tak peduli dengan banyak orang yang jahat kepadanya dengan berkata demikian. Namun di antara julukan yang dilamatkan kepadanya, ada satu yang menurut Barbie sangat aneh.

"Dibilang boneka santet. Aneh aja sih menurut gue," pungkas Barbie Kumalasari.

Barbie Kumalasari tak pernah luput dari sorotan netizen. (Altov/tabloidbintang.com)
Barbie Kumalasari tak pernah luput dari sorotan netizen. (Altov/tabloidbintang.com)

(tov/ari)

Penulis Altov Johar
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.