Komentari Unggahan Ammar Zoni Pasca Irish Bella Keguguran, Verrell Bramasta - Teuku Wisnu Beri Dukungan

Christiya Dika Handayani Kamis, 10 Oktober 2019 14:30:25
Irish Bella dan Ammar Zoni (Rahman / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Verrell Bramasta dan Teuku Wisnu menunjukkan dukungan pada Ammar Zoni dalam postingan pertamanya pasca meninggalnya bayi kembarnya pada Minggu (6/10).

Tak seperti biasanya yang memperlihatkan foto kebersamaannya dengan sang istri, Irish Bella, dalam unggahan pertamanya, Ammar Zoni membagikan video berisi lafaz Al-Qur'an dengan arti yang menyayat hati.

Arti dalam video itu, seakan mewakilkan Ammar yang memohon ampun dan pertolongan Tuhan dalam menghadapi cobaan dalam hidupnya ini.

Mengiringi unggahannya, Ammar Zoni menuliskan ungkapan yang seakan menguatkan sang istri dengan kata 'La Tahzan' yang memiliki arti Jangan Bersedih sambil menyertakan akun Instagram Irish Bella.

Ammar Zoni dapat semangat dari Wisnu dan Verrell
Ammar Zoni dapat semangat dari Wisnu dan Verrell

Melihat unggahan ini, Verrell Bramasta meninggalkan komentar berupa satu emoticon berbentuk hati sebagi bentuk dukungan untuk Ammar Zoni.

Sementara Teuku Wisnu menuliskan doa agar Ammar Zoni dan Irish Bella mendapatkan balasan pahala dari Tuhan.

"Laa Tahzan, In syaa Allah kalian mendapat ganjaran pahala yg begitu luar biasa dari Allah Ta'ala," tulis Teuku Wisnu.

Seperti diketahui, pasangan yang menikah pada April 2019 ini harus mengikhlaskan kepergiaan bayi-bayi berjenis kelamin perempuan yang akan jadi anak pertama mereka. Kedua anak Ammar dan Ibel meninggal dunia dalam kandungan setelah didiagnosis menderita mirror syndrome.

(dika / ray)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.