Berkonflik, Pamela Safitri - Oza Kioza Tempati Ruangan Berbeda Sebelum Manggung

Ari Kurniawan Selasa, 15 Oktober 2019 09:00:17
Pamela Safitri menolak permintaan maaf Oza Kioza, rekan duetnya di Duo Serigala. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Pamela Safitri menolak permintaan maaf Oza Kioza, rekan duetnya di Duo Serigala. "Kayak minta maaf, tapi nggak niat yang bener-bener minta maaf. Jadi kayak nggak tulus gitu," kata Pamela Safitri, di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Senin (14/10).

Meski begitu, Pamela Safitri tetap berusaha untuk profesional. Sebab banyak kontrak kerja yang terlanjur ditandatangani. Pamela berusaha menunjukkan tidak ada masalah saat di panggung. 

"Kalau manggung kita pisah tempat (ruang tunggu). Dia di mana aku di mana. Pas perform di panggung baru ketemu," jelas Pamela Safitri.  

Pamela Safitri menolak permintaan maaf Oza Kioza, rekan duetnya di Duo Serigala. (Seno/tabloidbintang.com)
Pamela Safitri menolak permintaan maaf Oza Kioza, rekan duetnya di Duo Serigala. (Seno/tabloidbintang.com)

Melihat kondisi yang demikian, Pamela Safitri ragu Duo Serigala bakal terus bertahan. 

"Aneh gitu, ya udah lah kalau gini caranya mending sendiri-sendiri aja. Ngapain masih mempertahankan kalau memang dia nggak ada niat baik," bilang Pamela Safitri. 

Perseteruan Pamela Safitri dan Oza Kioza dipicu perkataan pedas yang dilontarkan Oza kepada Pamela saat syuting program Pagi Pagi Pasti Happy Trans TV, beberapa waktu lalu. Pamela tidak terima dan langsung meninggalkan studio. 

Pamela Safitri menolak permintaan maaf Oza Kioza, rekan duetnya di Duo Serigala. (Seno/tabloidbintang.com)
Pamela Safitri menolak permintaan maaf Oza Kioza, rekan duetnya di Duo Serigala. (Seno/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.