Istri Ungkap Kondisi Terkini Zul Zivilia Selama di Penjara

Altov Johar Kamis, 17 Oktober 2019 18:30:56
Zul Zivilia (Rahman / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Retno Paradinah, istri Zul Zivilia, mengungkap kondisi suaminya yang kini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang , Jakarta Timur, karena kasus narkoba.Diakui Retno, saat ini kondisi suaminya sedang kurang sehat. Kebetulan kemarin ia datang menjenguk Zul.

“Kondisinya untuk saat ini kebetulan kurang sehat, soalnya kemarin kan dari sana, habis dari jenguk di Cipinang. Lagi sakit gigi sama perutnya, dari pas hari Senin itu sudah enggak enak badan, perutnya sakit,” ungkap Retno Paradinah, di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (17/10).

Menurut Retno, kondisi suaminya memang mudah sakit. Namun ia menampik jika hal itu disebabkan Zul Zivilia merasa stress karena kasus yang menjeratnya. Pasalnya sejak mendekam di Rutan Cipinang, baru kali ini Zul mengalami sakit.

Zul Zivilia
Zul Zivilia

“Dia orangnya memang gampang sakit perut kalau salah makan, dan lama. Enggak (stress), baru kali ini soalnya. Semenjak di Cipinang baru kali ini (sakit). Enggak ada (keluhan) sih,” urai Retno.

Terkait proses sidang yang dijalani Zul, lanjut Retno, pekan depan suaminya akan menghadapi sidang tuntutan. Sementara sidang sebelumnya beragendakan pemeriksaan Zul sebagai terdakwa.

“Kalau sidang terakhir itu pemeriksaan terdakwa, dan minggu depan itu pembacaan tuntutan,” pungkas Retno.

Atas kasus narkoba yang menjeratnya, Zul Zivilia didakwa tiga pasal sekaligus, yakni 114 ayat (2) subside pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) undang undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

(tov / ray)

Penulis Altov Johar
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.