Begini Protes Rafathar ke Raffi Ahmad yang Kelewat Sibuk

Ari Kurniawan Selasa, 22 Oktober 2019 15:15:23
Raffi Ahmad akan mengajak istri serta anaknya berlibur. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kesibukan membuat Raffi Ahmad hanya punya sedikit waktu untuk keluarga. Tak jarang, Raffi berangkat kerja saat anaknya belum bangun tidur, dan pulang ke rumah saat si kecil sudah kembali terlelap.

Waktu luang di akhir pekan, masih kerap dimanfaatkan Raffi Ahmad untuk syuting, baik itu untuk program televisi maupun kanal YouTube-nya.

Diakui Raffi Ahmad, Rafathar sudah berkali-kali melayangkan protes dengan kesibukan ayahnya. Rafathar sendiri ternyata tak nyaman selalu diajak syuting.

Raffi Ahmad (Seno/tabloidbintang.com)
Raffi Ahmad (Seno/tabloidbintang.com)

"Dia bahkan sempat ngomong, 'Pa, bisa enggak sih kita enggak syuting terus?' Rafathar mulai sedih. Dia sekarang tuh udah enggak mau syuting terus sama papanya," cerita Raffi Ahmad, di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (21/10).

Untuk menebus waktu yang selama ini terbuang, Raffi Ahmad akan mengajak istri serta anaknya berlibur. Beberapa bulan ke depan, ia ingin mengunjungi beberapa negara, mulai dari Asia hingga Eropa.

"Gue jalan-jalan ini mau ajak Rafathar supaya kalau nanti dia gede terus ke Italia gitu, dia jadi inget dulu pertama ke sana itu sama papanya. Karena gue sendiri kalau jalan dari Jakarta ke Bogor, gue inget almarhum papa gue. Ya, gue maunya Rafathar juga gitu," tutur Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad, Nagita Slavina, dan Rafathar akan memulai liburan panjang mereka dalam waktu dekat. Raffi mengaku sudah merampungkan seluruh kewajian kerjanya di beberapa stasiun televisi jelang keberangkatannya.

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.