Di-buly Setelah Tampil di JFW 2019, Rosa Meldianti Tak Peduli Penilaian Orang

Supriyanto Jumat, 25 Oktober 2019 19:00:23
Rosa Meldianti tampil di atas panggung Jakarta Fashion Week 2019 pada Rabu (23/10).(Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Rosa Meldianti tampil di atas panggung Jakarta Fashion Week 2019 pada Rabu (23/10). Keponakan Dewi Perssik itu muncul sebagai seorang model memamerkan busana di atas catwalk.

Momen tersebut membuat Rosa Meldianti menjadi sasaran bully. Dalam postingannya banyak komentar nyinyir hingg menghujat menyebut remaja yang pernah berseteru dengan tantenya itu tidak pantas dan hanya mencari sensasi.

Mengenai komentar negatif netizen, Rosa Meldianti mengaku santai dan tak mau memukirkannyai. "Oh enggak apa-apa, aku enggak peduli," ujar Meldi usai mengisi acara di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (25/10).

Rosa Meldianti (Altov/tabloidbintang.com)
Rosa Meldianti (Altov/tabloidbintang.com)

Bagi Rosa Meldianti apa pun doa yang diucapkan netizen dianggap bisa mendatangkan rezeki.

"Alhamdulillah makin banyak yang komentar makin banyak rezeki yang datang buat aku," kata Rosa Meldianti.

Bagi Rosa Meldianti, dirinya hanya fokus pada perjalanan kariernya menjadi seorang bintang. Ia pun tak mau ambil pusing penilain orang.

"Meldi enggak pernah peduli apa pun tangapan orang karena kan di sini Meldi hanya sibuk untuk diri Meldi sendiri," ucap Meldi.

"Intinya gini loh, kita hidup di dunia entertain alangkah baiknya kita saling dukung. Sama-sama kok tujuannya cari uang untuk hidup. Kalau misalnya kita mau pansos (panjat sosial) cari pansos yang baik atau menjelekkan diri sendiri jangan menjelekkan orang lain," pungkas Rosa Meldianti.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.