Dituding sebagai Cepu, Nikita Mirzani dan Keluarga Merasa Terancam

Supriyanto Rabu, 6 November 2019 12:00:37
Nikita Mirzani merasa terancam. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nikita Mirzani melaporkan Elza Syarief dengan pasal fitnah dan pencemaran nama baik. Usai jalani pemeriksaan, Nikita mengungkap alasan mengapa dirinya semangat untuk memenjarakan Elza.

Nikita Mirzani mengatakan tuduhan sebagai mata-mata atau cepu yang dituduhkan Elza Syarief telah mengancam dirinya dan keluarga. Ibu tiga anak itu juga mengatakan baru kali ini dirinya bereaksi keras karena menyangkut nama baiknya di lingkungan selebritis.

"Iya (terancam), karena sebetulnya Niki pribadi kalau dilaporin orang nggak pernah mau laporin balik, karena ecek-eceklah (masalahnya). Tapi kalau ini emang sudah mengganggu keamanan, kenyaman Niki juga," ungkap Nikita Mirzani di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (5/11).

Nikita Mirzani merasa terancam. (Seno/tabloidbintang.com)
Nikita Mirzani merasa terancam. (Seno/tabloidbintang.com)

"Karena Niki punya keluarga walaupun nggak diekspos. Tetangga tau itu kakak Niki, adik Niki, Niki juga punya anak yang sudah besar namanya Loli. Dia pulang sering naik grab. Itu takut akhirnya. Jadi semua serba diamanin," beber Nikita Mirzani.

Tidak hanya itu, setelah disebut mata-mata atau cepu polisi kenyamanan Nikita juga terganggu. Ia mengaku tak berani bepergian sendirian.

"Niki pun sekarang jujur kalau pergi sendirian takut. 'Cepu' itu selalu membayangi Niki. Pas Niki cari tahu cepu itu apa sih? Oh begini, begini, ngeri juga yah," pungkas Nikita Mirzani.

Nikita Mirzani merasa terancam. (Seno/tabloidbintang.com)
Nikita Mirzani merasa terancam. (Seno/tabloidbintang.com)

(pri/ari)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.