Marah pada Netizen yang Hina Betrand Peto, Ruben Onsu: Anak Saya Salah Apa?

Supriyanto Selasa, 12 November 2019 14:30:23
Selain kesal disebut memakai pesugihan, Ruben Onsu juga marah dan melaporkan netizen yang menghina Bertrand Peto, putranya. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Selain kesal disebut memakai pesugihan, Ruben Onsu juga marah dan melaporkan netizen yang menghina Betrand Peto, putranya. Pasalnya, di media sosial foto Betrand Peto diedit diganti kepalanya dengan binatang.

Ruben merasa tidak pernah punya masalah kepada orang lain, apalagi Betrand. Tapi ia heran mengapa selalu ada yang mengusik dirinya dan keluarga.

"Jangan ubah foto anak kecil menjadi binatang, itu buat saya sih enggak ada hati banget ya. Anak saya salah apa? Betrand mencaci orang enggak pernah, ngatain orang juga enggak pernah," ujar Ruben Onsu di Studio Trans TV, Jl.Tandean, Jakarta Selatan, Senin (11/11).

Ruben Onsu dan Betrand Peto (Seno/tabloidbintang.com)
Ruben Onsu dan Betrand Peto (Seno/tabloidbintang.com)

Ruben menyayangkan, terlebih sejak awal muncul Bertrand tidak pernah melakukan hal-hal negatif apalagi mengganggu pihak lain. Namum masih saja ada pihak yang tidak suka.

"Yang saya bingung, anak saya sudah sesuai jalurnya, tapi masih ada aja yang mencibir dengan ngubah wajahnya dengan kepala binatang. Tapi pernah enggak kalian berpikir masalah psikologis dia kaya apa," terang Ruben Onsu.

Ruben mengaku tidak masalah jika orang-orang mencari keuntungan di balik kesuksesan anaknya. Asalkan dengam cara yang tidak merugikan apalagi menjelek-jelekkan.

"Saya mencintai anak saya itu dengan tulus, jadi kalau akun-akun mau ambil keuntungan dari yang kayak begitu, lu sih sudah enggak masuk logika," pungkas Ruben Onsu.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.