Atalarik Syach Sampaikan Pesan ke Tsania Marwa : Saya Beda dengan Kamu!

Ari Kurniawan Selasa, 3 Desember 2019 07:00:59
Atalarik Syach sampaikan pesan khusus untuk Tsania Marwa.

TABLOIDBINTANG.COM - Drama perebutan hak asuh anak antara Atalarik Syach dengan mantan istrinya, Tsania Marwa, masih bergulir. Arik mengajukan banding atas putusan Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Jawa Barat, dengan harapan bisa mendapatkan hak asuh kedua anaknya. 

Konflik ini juga melebar ke ranah hukum pidana. 19 Maret 2019, Tsania Marwa melaporkan Atalarik Syach dan keluarganya ke polisi, dengan tuduhan penganiayaan. Atalarik Syach sangat menyesalkan adanya laporan tersebut. Ia pun menyampaikan pesan khusus kepada Tsania Marwa. 

"Untuk Tsania Marwa khusus di rumah dan keluarga untuk laporannya yang di polisi saya abang saya Doni, Attila, keluarga saya, ibu saya memaafkan atas kunjungan dia tanggal 19 Maret kemarin yang katanya dibilang penganiayaan kami memaafkan," kata Atalarik Syach, di Studio TransTV, Jakarta Selatan, Senin (2/12).

Meski kecewa, Atalarik Syach tidak berniat melaporkan balik Tsania Marwa ke polisi. Arik meminta mantan istrinya itu untuk tidak khawatir.

"Kami sepakat keluarga tidak bikin laporan balik, nggak usah takut, nggak usah khawatir saya beda dengan kamu. Beda dengan kelompok kamu saya itu, demi anak-anak tidak akan ingin menjebloskan kamu atau bagaimana bikin kamu susah tidak. Itu statment saya, saya beda dengan kamu ya," bilang Atalarik Syach. 

Seperti diketahui, Tsania Marwa sempat mendatangi kediaman Atalarik Syach di kawasan Cibinong, untuk menemui anak-anaknya, pada pertengahan Maret 2019 lalu. Tsania Marwa mengaku tidak diperlakukan baik oleh keluarga Atalarik Syach. Ibu dua anak itu mengaku mendapat serangan secara fisik.

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.