Angel Lelga Tuding Vicky Prasetyo Gelapkan Uang Sebesar 900 Juta

Supriyanto Senin, 9 Desember 2019 19:00:23
Angel Lelga mengungkap fakta baru yang belum diketahui publik tentang Vicky Prasetyo. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Angel Lelga dan Vicky Prasetyo pada Senin (9/12) siang memenuhi panggilan penyidik Polres Metro Jaya untuk pemeriksaan kasus pencemaran nama baik. Angel melaporkan Vicky karena tidak terima dituduh berzina dengan Fiki Alman.

Di balik itu, Angel Lelga mengungkap fakta baru yang belum diketahui publik. Angel mengatakan, Vicky telah menggelapkan uang milik rekan bisnisnya.

"Dia (Vicky Prasetyo) menipu bos saya senilai kurang lebih Rp. 900 juta," ungkap Angel Lelga didampingi kuasa hukumnya di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (9/12).

Vicky Prasetyo (Seno/tabloidbintang.com)
Vicky Prasetyo (Seno/tabloidbintang.com)

Wanita 34 tahun itu menceritakan, posisinya saat itu sedang diskusi membahas rencana pelaporan terhadap Vicky Prasetyo bersama Fiki Alman. Namun tiba-tiba Vicky datang dengan menuduhnya berzina.

"Mungkin ini yang kalian enggak ngeh (tahu) dari awal, karena saya meminta tolong kepada Fiki Alman untuk melaporkan Vicky Prasetyo karena dia (Vicky) sudah menipu bos saya," beber Angel Lelga.

"Pas saya mau menyuruh Fiki Alman untuk laporkan, ternyata berita itu nyampai ke telinga dia (Vicky) dan malamnya ia langsung merencanakan jebakan itu terhadap saya," terang Angel Lelga.

Saat itu, Angel Lelga ingin meminta tolong Fiki Alman untuk melaporkan Vicky Prasetyo. Sebab, Angel masih fokus pada pencalonan dirinya sebagai anggota DPR.

"Saya tidak mau maju (melaporkan) saat itu karena saya lagi kampanye," pungkas Angel Lelga.

(pri)

 

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.