Angel Lelga Mengaku Tak Pernah Dinafkahi Vicky Prasetyo

Indra Kurniawan Kamis, 12 Desember 2019 21:30:23
Gugurnya permohonan cerai Vicky Prasetyo tidak mengurungkan niat Angel Lelga untuk bercerai. (Dok Pribadi)

TABLOIDBINTANG.COM - dir="ltr">Gugurnya permohonan cerai Vicky Prasetyo tidak mengurungkan niat Angel Lelga untuk bercerai. Ia pun membuka borok Vicky satu persatu selama delapan bulan menikah dengan dirinya.

Salah satunya urusan nafkah. "Dari awal menikah dia tidak memberikan nafkah. Semua (keluarga dia) saya yang tampung di rumah saya," kata Angel Lelga kepada tabloidbintang.com, Rabu (11/12) malam.

Padahal sebagai suami sudah seharusnya Vicky Prasetyo menafkahi istri lahir batin. Terlebih Vicky memiliki penghasilan sendiri. Angel sendiri mengaku tidak pernah meminta nafkah kepada Vicky.

Vicky Prasetyo (Seno/tabloidbintang.com)
Vicky Prasetyo (Seno/tabloidbintang.com)

"Saya tidak mau (minta)," serunya. Satu fakta lain diungkap Angel Lelga, selama menumpang tinggal di rumahnya, banyak hal tidak baik dilakukan keluarga Vicky Prasetyo.

"Banyak hal tidak baik dilakukan keluarga dia saat saya masih mengizinkan mereka di rumah saya," kata Angel Lelga. Namun Angel tidak merinci apa saja hal tidak baik tersebut.

Angel Lelga bersikeras ingin bercerai dari Vicky Prasetyo. Permohonan gugatan cerai secepatnya kata Angel akan ia layangkan ke pengadilan.

"Secepatnya saya gugat balik dia karena sudah lewat 6 bulan. Saya memang menunggu setelah hak 6 bulan tidak dia pergunakan untuk ikrar talak," Angel Lelga menyatakan.

Wanita berhijab ini berharap gugatan cerainya dikabulkan pengadilan sehingga ia bisa menata hidupnya kembali. "Secara agama sebenarnya sudah cerai, hanya administrasinya saja," tandasnya.

(kur)

Penulis Indra Kurniawan
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.