Gara-gara Ini Angel Lelga - Vicky Prasetyo Masih Sah Suami - Istri!

Indra Kurniawan Jumat, 13 Desember 2019 22:30:17
Angel Lelga dapat melayangkan gugatan perceraian baru setelah hak suami untuk mengikrarkan talak gugur (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kisruh rumah tangga Vicky Prasetyo dan Angel Lelga yang diwarnai bermacam kontroversi berakhir antiklimaks. Selasa (25/10) lalu, Pengadilan Agama Jakarta Selatan menetapkan permohonan cerai Vicky Prasetyo terhadap Angel Lelga telah digugurkan.

Ketidakhadiran Vicky Prasetyo ke Pengadilan Agama Jaksel dalam jadwal pembacaan ikrar talak usai perceraiannya diputus oleh majelis hakim pada 10 Januari 2019 disebut Angel Lelga menjadi penyebabnya. 

"Sebenarnya sudah ketok palu sejak Januari lalu, tapi karena dia tidak ingin bercerai makanya dia tidak mau mengucapkan ikrar talak," ucap Angel Lelga kepada tabloidbintang.com, Rabu (11/12) malam. 

Tanpa ikrar talak, akibat hukumnya perkawinan antara Vicky Prasetyo dan Angel Lelga dianggap tetap utuh, sebagaimana diatur dalam Pasal 131 ayat (4) Kompilasi Hukum Islam (KHI). Andai tetap ingin bercerai, Angel Lelga dapat melayangkan gugatan perceraian baru setelah hak suami untuk mengikrarkan talak gugur.

"Walau sudah ketok palu, kalau dia diminta hadir tapi enggak mau ikrar dalam masa 6 bulan, maka (perkawinan kami) kembali nol. Namun itu enggak selamanya," kata Angel Lelga yang berhijab sejak tahun 2013 lalu. "Lewat 6 bulan saya bisa gugat balik (Vicky), setelah itu putus dan ketok palu lagi," lanjutnya. 

Vicky Prasetyo-Angel Lelga menikah pada 9 Februari 2018. Selama delapan bulan menikah, Vicky-Angel begitu akrab dengan sensasi. Terakhir peristiwa penggerebekan rumah yang dilakukan Vicky kepada Angel setahun lalu. 

(Kur)

Penulis Indra Kurniawan
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.