Didoakan Berjodoh, Juliana Mochtar Ungkap Ifan Seventeen sudah Memiliki Pasangan

Supriyanto Sabtu, 28 Desember 2019 09:00:52
Juliana Mochtar akan memilih Ifan sebagai pendamping jika memang Tuhan berkehendak (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Juliana Mochtar didoakan netizen berjodoh dengan Ifan Seventeen setelah keduanya kehilangan pasangan akibat bencana tsunami Tanjung Lesung, Banten, Desember 2018 lalu.

Meski hanya menganggap Ifan sebagai teman, Juliana Mochtar akan memilih Ifan sebagai pendamping jika memang Tuhan berkehendak.

"Kalau misalnya itu sudah pilihan terakhir kalau buat aku, karena pada dasarnya kita memang ada saudara. Kalau misalnya itu sudah pilihan Allah kenapa nggak, nggak mau yang ini takut tiba-tiba terjadi," ungkap Juliana Mochtar usai mengisi acara di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (27/12).

Wanita yang akrab dipanggil Uli itu mengungkap, tak pernah menaruh hati pada vokalis Seventeen itu. Lagipula ia juga tahu Ifan sudah memiliki calon istri dan sudah dikenalkan ke orang-orang terdekatnya.

"Tapi sampai saat ini Kak Ifan sudah ada pasangannya sendiri dan aku juga sudah kenal, jadi memang sudah kayak family,” terang Juliana Mochtar.

Lebih lanjut, Juliana Mochtar juga belum berencana  menikah lagi, karena fokus kerja demi mempersiapkan masa depan anak-anaknya.

“Aku sudah pernah merasakan rumah tangga sama anak band, jadi nggak ada yang menargetkan apapun. Yang aku targetkan adalah pasangan yang bisa berguna buat aku sama anak-anak kayak imannya, tanggung jawabnya, sayang. Bisa nggak mendidik aku sama anak-anak, jadi yang lebih ke situ, nggak yang memilih untuk anak band atau entertain apapun,” pungkas Juliana Mochtar.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.