Mundur dari Kerajaan Inggris, Meghan Markle Harus Kembalikan Gaun Pengantin?

Binsar Hutapea Sabtu, 11 Januari 2020 11:00:23
Meghan Markle saat menikah pada Mei 2018 lalu. (Vox)

TABLOIDBINTANG.COM - Pangeran Harry dan Meghan Markle memutuskan mundur sebagai anggota senior di keluarga Inggris. Memisahkan diri dari Kerajaan, muncul segudang pertanyaan. Salah satunya, soal busana mewah Meghan Markle.

Berhubung selama ini didanai oleh pihak Kerajaan, apakah Meghan Markle harus mengembalikan semua busana tersebut kepada Kerajaan? Lalu bagaimana dengan gaun pengantin saat menikah dengan Pangeran Harry pada Mei 2018 lalu?

Busana pengantin keluaran rumah busana Givenchy itu ternyata boleh disimpan Meghan Markle. Menurut Caroline de Guitaut, kurator dalam pameran A Royal Wedding: The Duke and Duchess of Sussex yang digelar di Kastil Windsor pada Oktober 2018 lalu, busana tersebut sepenuhnya milik Meghan Markle.  

Meghan Markle saat mengumumkan pertunangan dengan Pangeran Charles. (Instagram)
Meghan Markle saat mengumumkan pertunangan dengan Pangeran Charles. (Instagram)

“Tentu saja busana pengantin itu milik Duchess of Sussex— jadi itu terserah dia (mengembalikan atau tetap menyimpan,” katanya seperti dikutip People.com.

Sementara itu untuk busana pertunangan dan juga busana rancangan desainer ternama lainnya yang dibeli menggunakan uang Kerajaan, Meghan Markle juga tetap bisa menyimpannya. Namun apakah nantinya busana Meghan Markle akan terus didanai oleh Kerajaan masih menjadi pertanyaan. Pasalnya, ketika mengumumkan mundur dari Kerajaan Inggris, pasangan ini menyatakan ingin mandiri secara finansial. 

Diketahui, selama ini rumah tangga Pangeran Harry dan Meghan Markle mendapat pendanaan dari Pangeran Charles. 

 

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.