Ricky Cuaca Bongkar Kapan Aliando dan Prilly Latuconsina Resmi Jadian

Indra Kurniawan Rabu, 15 Januari 2020 13:00:23
Aliando dan Prilly Latuconsina ternyata pernah pacaran. (Dok tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sinetron Ganteng Ganteng Serigala (GGS) yang mengudara di SCTV lima tahun lalu mempertemukan Aliando Syarief dan Prilly Latuconsina.

Memainkan karakter Digo dan Sisi, chemistry keduanya begitu menghanyutkan hingga para penggemar mengharap mereka pacaran di dunia nyata. Bantahan pacaran berkali-kali meluncur dari bibir mereka.

Prilly bahkan menyebut kedekatan yang terjalin dengan Aliando hanya sebatas pendalaman karakter untuk Digo dan Sisi. Tidak lebih.

Nyatanya, hubungan mereka lebih dari sekadar rekan kerja, apalagi pertemanan. Fakta tersebut diungkap Ricky Cuaca melalui kanal YouTube pribadinya beberapa waktu lalu.

Ricky Cuaca (Instagram)
Ricky Cuaca (Instagram)

Ricky Cuaca mengatakan Aliando dan Prilly benar pernah pacaran. Hanya saja, ia mengaku tidak ingat persis tanggal jadian mereka.

"Pokoknya waktu zaman GGS udah mau selesai, itu Ali-Prilly pacaran," kata pemeran Tobi di GGS.

Kalaupun keduanya tidak pernah mengakui kebenaran tersebut Ricky Cuaca menduga mereka tidak ingin hal tersebut diketahui publik. Mereka ingin dikenal lewat karya, bukan kehidupan personal.

"Waktu zaman ABG, mungkin mereka merasa kayak, ah enggak pentinglah (mengakui ke publik). Mungkin cuma kayak ala-alaan aja untuk dekat di sinetron. Padahal mereka memang pacaran benaran," kata Ricky Cuaca.

Sejumlah penggemar mendesak Ricky Cuaca untuk mempertemukan Aliando dan Prilly. Mereka mengaku rindu berat. Harapan tersebut tampaknya akan terus diusahakan Ricky untuk diwujudkan. Ricky mohon doanya.

(kur)

Penulis Indra Kurniawan
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.