Barbie Kumalasari Sebut Galih Ginanjar Lebih Ganteng Selama di Tahanan

Rik Jumat, 17 Januari 2020 01:00:23
Barbie Kumalasari mengakui jika Galih Ginanjar tampak lebih ganteng selama berada di tahanan. (Dok tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Galih Ginanjar harus menjalani proses hukum terkait kasus video Ikan Asin yang menjeratnya. Galih, bersama Rey Utami dan Pablo Benua saat ini harus menjadi tahanan Polda Metro Jaya selama persidangannya bergulir di pengadilan. Sebagai istri, Barbie Kumalasari mengakui jika Galih Ginanjar tampak lebih ganteng selama berada di tahanan. 

"Kayaknya lebih fresh ya (keadaan Galih Ginanjar). Aku senang waktu kemarin aku (datang) sidang kedua, netizen banyak yang bilang, 'kok Galih gantengan ya sekarang', aku senang banget," ungkap Barbie Kumalasari di kawasan Kapten Tendean, Rabu (15/1).

Diakui Barbie Kumalasari, wajah Galih Ginanjar yang lebih ganteng selama di tahanan bukan tanpa alasan. Meski ruang geraknya dibatasi, menurut Barbie, ia secara rutin menyuplai krim wajah untuk digunakan sang suami selama menjalani proses hukum. 

Galih Ginanjar (Dok tabloidbintang.com)
Galih Ginanjar (Dok tabloidbintang.com)

"Memang ya aku selalu ngasih tau dia krim wajah apa gitu," paparnya. 

Meski begitu, Barbie Kumalasar tetap mewanti-wanti untuk Galih Ginanjar tetap menjaga kondisi tubuhnya selama di tahanan. Pasalnya, dengan aktivitas yang terbatas, Galih menurutnya terlihat lebih gemuk dari sebelumnya. 

"Di sana kan aktivitasnya enggak ada ya, maksudnya cuma makan, tidur. Terus olahraga juga di sana terbatas. Mungkin cuma sit-up, push-up gitu kan. Jadi ya begitulah aku tetap bilang sama dia pokokya badannya harus tetep bagus juga, tetap keren," pungkas Barbie Kumalasari.

(rik)

Penulis Rik
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.