Harry - Meghan Mundur, Popularitas Pangeran William dan Kate Kian Melambung

Binsar Hutapea Minggu, 26 Januari 2020 07:00:23
Popularitas Pangeran William Kate Middleton melambung. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Mundurnya Pangeran Harry dan Meghan Markle dari Kerajaan Inggris dinilai membuat popularitas Pangeran William Kate Middleton. Hal itu diutarakan pengamat Kerajaan Kate Nichole kepada OK!. 

Menurut Kate Nicholl, salah satu bukti kian terkereknya popularitas Pangeran William dan Kate Middleton bisa diliat saat mereka melakukan ke Bradford belum lama lalu. Di kesempatan itu, keduanya mendapat sambutan yang begitu hangat dan meriah. 

Sambutan yang seperti itu, ujar Kate Nicholl, sangat diperlukan Duke dan Duchess of Cambridge.  “Sambutan hangat untuk Pangeran William dan Kate sangat menaikkan semangatnya,” bilang Kate Nicholl kepada OK!.

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Depositphotos)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Depositphotos)

Bila Pangeran William dan Kate Middleton mendapatkan keuntungan, Pangeran Harry malah menyesali keputusannya mundur dari Kerajaan Inggris. 

“Dia memang memperlihatkan wajah yang tegar, tapi saya menduga Pangeran Harry sebenarnya patah hati. Dia punya yang sangat sensitif,” lanjut Kate Nicholl. 

Pangeran Harry dan Meghan Markle membuat pengumuman yang mengejutkan lewat Instagram resmi mereka, @sussexroyal, pada Kamis (9/1). Dalam pengumuman itu, pasangan ini memutuskan mundur dari statusnya sebagai anggota senior di keluarga Kerajaan Inggris. 

Pihak Kerajaan Inggris kemudian meluluskan permintan itu. Karena tak lagi bagian dari anggota Kerajaan, gelar His dan His Royal Highness (Yang Mulia) dari Pangeran Harry dan Meghan Markle kemudian dicabut.

 

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.