Ekki Soekarno Sebut Diizinkan Tuhan Menua Bersama Soraya Haque

Indra Kurniawan Minggu, 26 Januari 2020 19:00:23
Dua puluh sembilan tahun Soraya Haque mendampingi Ekki Soekarno, menjalankan tugas dan kewajiban sebagai istri. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Dua puluh sembilan tahun Soraya Haque mendampingi Ekki Soekarno, menjalankan tugas dan kewajiban sebagai istri.

Lika-liku berumah tangga mereka lewati bersama. Di saat Ekki Soekarno jatuh sakit hingga mendapat perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro sejak 17 Januari lalu akibat sakit jantung dan paru-paru, Soraya Haque setia menemani.

Kini kondisi Ekki Soekarno membaik. Alat ventilator yang terpasang di bagian mulut dan hidung tak lagi dikenakannya. Senyum mengembang terlukis di wajah Ekki, seperti foto yang dia unggah di akun Instagram pribadinya, Sabtu (25/1).

Tampak, Ekki terbaring di ranjang tempat tidur ruang perawatan dikelilingi puluhan bahkan ratusan kertas yang sepertinya berisi doa, harapan, dan ucapan dari orang-orang terdekatnya.

Ekki Soekarno sadar atas kesetiaan sang istri yang tak pernah kenal lelah mendoakan dan menyemangatinya untuk bangkit lagi.

"Dia mengizinkan saya untuk menua bersama @sorayahaque," tulis Ekki Soekarno dikutip tabloidbintang.com dari Instagramnya.

Sakit yang dialami disadari Ekki Soekarno akibat abai terhadap kondisi tubuhnya selama ini. Pihak keluarga menyatakan Ekki akan menjalani pola hidup sehat setelah ini.

"Jarang menyapa tubuh ini, meminta maaf serta penyesalan terbesar telah mengabaikan dalam waktu yang panjang," aku Ekki yang sebelumnya tidak punya riwayat sakit paru-paru. Semoga lekas sembuh dan kumpul keluarga kembali, Mas!

(kur)

Penulis Indra Kurniawan
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.