Pacaran Putus Melulu, Luna Maya Tegaskan Bahagia Sendiri

Indra Kurniawan Minggu, 2 Pebruari 2020 13:00:25
Luna Maya sudah setahun lebih menjomblo. (tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Satu tahun lebih Luna Maya menjomlo. Sejak pisah dengan Reino Barack yang kini menjadi suami Syahrini, Luna belum menemukan tambatan hati baru.

Tidak punya pacar, aktris yang sedang bersiap syuting film Suzzanna: Santet Ilmu Pelebur Nyawa itu bukan berarti tidak bahagia. Melalui kanal YouTube The Hermansyah A6, seperti dilihat tabloidbintang.com, Luna mengaku sangat menikmati kesendirian yang dijalaninya saat ini.

"Iya dong (menikmati). Emang harus enggak enjoy. Masa aku sampai rumah sedih-sedih, kan enggak mau. Mending bawa happy saja," Luna Maya menjawab pertanyaan dari Anang Hermansyah dan Ashanty.

Luna Maya sudah setahun lebih menjomblo. (tabloidbintang.com)
Luna Maya sudah setahun lebih menjomblo. (tabloidbintang.com)

Sendiri, Luna Maya mengaku tidak trauma menjalani hubungan asmara. Kegagalan-kegagalan yang lalu justru dijadikan pelajaran untuk melangkah ke depan.

"Enggak (trauma), biasa saja. Kenapa mesti trauma? Alasannya? Yang nikah saja bisa cerai, iya enggak mas?" seru Luna Maya bertanya pada Anang.

Kalaupun sampai saat ini ia belum punya pacar, apalagi belum menikah, bukan berarti Luna tidak laku. Ia tidak ingin punya pacar atau menikah hanya untuk menyenangkan orang lain.

"Kalau belum ada jodohnya, belum ada garis tangannya, dan belum ditakdirkan untuk bertemu, ya kita mau maksa gimana juga enggak bisa," kata Luna Maya.

Luna Maya sudah setahun lebih menjomblo. (tabloidbintang.com)
Luna Maya sudah setahun lebih menjomblo. (tabloidbintang.com)

(kur)

Penulis Indra Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.