Batal Dibeli, Sarita Abdul Mukti Kembali Pasarkan Rumah Mewahnya

PPF Selasa, 4 Pebruari 2020 03:00:23
Sarita Abdul Mukti memasarkan rumah mewahnya di kawasan Pondok Indah itu seharga Rp 49 miliar. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Rumah mewah Sarita Abdul Mukti yang beberapa waktu lalu sempat dikabarkan laku seharga Rp 48 miliar, ternyata batal dibeli. Kali ini, mantan istri Faisal Haris pun kembali memasarkan rumah mewah tersebut.

Hal tersebut terlihat dalam Instagram miliknya. Sarita memasarkan rumah mewahnya di kawasan Pondok Indah itu seharga Rp 49 miliar.

"Bismillah aku pasarkan lagi yaa buka harga 49M boleh DM untuk yg serius, yg deal waktu itu batal," tulisnya dalam Instagram miliknya.

Sarita Abdul Mukti jual rumahnya. (Instagram)
Sarita Abdul Mukti jual rumahnya. (Instagram)


"|| sertifikat Hak Milik || lokasi di pondok indah jakarta selatan || lengkapnya ada di VLOG youtube sarita abdulmukti ||," sambungnya lagi.

"Doakan segera terjual karena cita2ku menjadi hartawan yg dermawan , buat apa hartawan kalau tidak dermawan, dermawanpun butuh harta hartawan || Bismillah #kaya7turunan aamiin," tutupnya.

Sebelumnya, Sarita Abdul Mukti menjual rumah tersebut seharga Rp 50 miliar. Namun lantaran kemahalan, ada yang menawar hingga harga Rp 48 miliar. Namun sampai akhirnya, rumah tersebut dikatakan laku seharga Rp 48 miliar.

Sarita Abdul Mukti pun sempat senang rumah itu laku. Namun sayang, sang pembeli tak jadi membeli rumah itu. Sampai akhirnya Sarita kembali memasarkan rumahnya.

Rumah ini adalah salah satu aset yang ditinggalkan Faisal Haris padanya. Masih ada enam rumah lainnya yang diberikan Faisal pada Sarita untuk anak-anaknya.

(ppf)

Penulis PPF
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.