Cerita Nikita Willy Dipanggil Polisi Usai Liburan di Afrika, Ada Apa?

RIK Jumat, 14 Pebruari 2020 09:00:53
Nikita Willy jadi Duta Anti Narkoba. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nikita Willy belum lama ini baru saja pulang dari liburannya di Afrika. Setibanya di Indonesia, ia lantas dibuat terkejut dengan adanya panggilan dari pihak kepolisian, ada apa?

Diakui Nikita Willy, sepulangnya dari Afrika, ia diminta untuk datang ke Mabes Polri dan bertemu dengan Wakapolri, Komjen Gatot Edy Pramono. Tak ayal, hal itu pun sempat membuatnya takut.

"Jadi waktu itu, aku baru pulang dari Afrika, tiba-tiba aku dapat panggilan dari Wakapolri. Jujur deg-degan banget, whats wrong?," ungkap Nikita Willy di kawasan SCBD Sudirman, Rabu (12/2).

Belakangan diketahui, permintaan pihak kepolisian untuk Nikita Willy datang ke Mabes Polri dan bertemu Wakapolri dalam rangka membicarakan rencana pihak kepolisian yang ingin mendaulatnya sebagai Duta Anti Narkoba. Nikita pun saat itu sempat mengunggah momen membanggakan tersebut di laman instagramnya.

Akhirnya, rasa gugup Nikita Willy pun seketika berubah menjadi perasaan bangga.

"Ternyata kepolisian sekarang lagi butuh brand ambassador, bisa dibilang bukan cuma untuk Duta Anti Narkoba doang, tapi bagaimana me-represent polisi di mata anak muda," paparnya kemudian.

Terkait keterpilihannya sebagai Duta Antu Narkoba sendiri, Nikita Willy mengaku tak tahu secara detil. Namun, dari penjelasan singkat, ia dianggap selalu menunjukan pola hidup positif yang dianggap cocok untuk memberikan pengaruh positif pada masyarakat.

"Katanya mereka melihat kegiatan aku positif, mengikuti karier aku. Katanya pas aku," pungkas Nikita Willy

(rik)

Penulis RIK
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.