Alasan El Rumi Absen di Reuni Keluarga Ahmad Dhani dan Maia Estianty

RIK Kamis, 27 Pebruari 2020 16:00:23
Pertemuan Ahmad Dhani dan Maia Estianty di panggung Indonesian Idol menyisakan sedikit pertanyaan. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Pertemuan Ahmad Dhani dan Maia Estianty di panggung Indonesian Idol menyisakan sedikit pertanyaan. Dalam momen tersebut, El Rumi, anak kedua mereka tak terlihat hadir bersama dua saudaranya, Al Ghazali dan Dul Jaelani. 

Belakangan diketahui, alasan El Rumi tak ikut bergabung dalam 'reuni keluarga' itu lantaran tengah disibukan oleh aktivitas pendidikannya. Di samping itu, menurut Al Ghazali, pertemuan Ahmad Dhani dan Maia Estianty sebetulnya tak direncanakan. 

"(El) Agak-agak sedih, El lagi sibuk sekolah," kata Al Ghazali di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (26/2). 

Reuni keluarga Ahmad Dhani. (Seno/tabloidbintang.com)
Reuni keluarga Ahmad Dhani. (Seno/tabloidbintang.com)

Lebih lanjut, Al juga menuturkan momen kebersamaan Ahmad Dhani dan Maia Estianty satu panggung sebagai juri Grand Final Indonesian Idol Season X tak direncanakan. Sedianya, malam itu Dhani hanya diminta menjadi bintang tamu untuk tampil bersama Dewa 19 dan Ari Lasso dalam sebuah segmen khusus. 

"Momen ini juga tak terduga, jadi Dewa bintang tamu udah tahu, cuma enggak tahu kalau ayah jadi juri," terangnya. 

Meski demikian, Al pun mengucap terima kasih pada Indonesian Idol yang membuat hubungan ayah dan bundanya semakin cair dan sempat bercanda gurau. Al menyebut kebersamaan Ahmad Dhani dan Maia Estianty di Grand Final Indonesian Idol Season X merupakan momen sakral yang jarang terjadi. 

"Momen yang sangat sakral," pungkasnya.

(rik)

Penulis RIK
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.