Jalani Isolasi Mandiri, Krisdayanti Rayakan Ulang Tahun ke-45 Tanpa Pesta Wah

Indra Kurniawan Rabu, 25 Maret 2020 12:00:27
Krisdayanti menjalani karantina mandiri di rumah. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sepulang liburan bersama keluarga ke sejumlah negara Eropa, Krisdayanti harus menjalani karantina mandiri di rumahnya, kawasan Cilandak Jakarta Selatan, selama 14 hari.

Kabar tersebut terungkap dari tulisan Raul Lemos yang diunggah ulang di akun Instagram milik Krisdayanti, Selasa (24/3) malam. Menyertai tulisan, Raul mengunggah foto dirinya bersama Krisdayanti dan dua anaknya, Amora dan Kellen, ketika liburan di Eropa.

"Saat ini kami sedang menjalani isolasi mandiri di rumah kami sendiri sesuai aturan dan berjauhan dari keluarga dan kunjungan," kata Raul Lemos.

Karantina mandiri membuat Krisdayanti harus merayakan ulang tahun ke-45 tanpa pesta meriah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dilihat tabloidbintang.com dari video yang diunggah melalui Instagramnya, Krisdayanti hanya mengadakan tumpengan di meja makan rumahnya. Tampak, Raul mengenakan kaus berkerah warna merah memanjatkan doa dan harapan untuk istri tercinta.

Raul kembali menegaskan ia dan keluarga mengikuti aturan pemerintah untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari, hingga 5 April 2020.

"Malam ini kita cuma berdelapan, (sama dengan) yang ke Eropa itu. Oma enggak bisa datang, bunda Yuni (Shara) enggak boleh datang, semua keluarga enggak boleh datang. Kita isolasi sendiri di rumah," ungkap Raul Lemos sebelum menyantap nasi kuning.

Krisdayanti menjalani karantina mandiri di rumah. (Seno/tabloidbintang.com)
Krisdayanti menjalani karantina mandiri di rumah. (Seno/tabloidbintang.com)

(kur)

Penulis Indra Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.