Via Vallen Mendadak Kliyengan Hingga Terjatuh, Ternyata Idap Penyakit Ini

Indra Kurniawan Sabtu, 4 April 2020 13:00:23
Via Vallen didiagnosa mengidap penyakit vertigo. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Via Vallen didiagnosa mengidap penyakit vertigo. Akibat penyakit yang bisa menyebabkan si penderita kehilangan keseimbangan tubuh itu, Via Vallen mulai mengurangi aktivitas.

Kabar dirinya menderita vertigo diceritakan melalui akun Instagram pribadinya, pekan lalu. Via mengatakan semua berawal ketika kepalanya tiba-tiba berasa kliyengan hingga terjatuh.

"Tadi pas rebahan, pas aku pindah posisi kepala tanpa gejala apa pun tiba-tiba kliyengan kayak ngerasa dibanting pas naik roller coaster," cerita Via Vallen.

"Terus aku diam, habis itu aku berusaha berdiri malah kliyengan lagi dan berasa ada sesuatu yang membanting badanku yang membuat aku jatuh di lantai tapi tetap sadar," lanjutnya.

Pelantun "Sayang" mengaku tidak merasakan mual. Pun pandangan tidak kabur. Tepat di pusat penglihatan area tidak berwarna hitam. Namun tubuhnya mengalami keringat dingin.

Via Vallen bingung. Ini bukan kali pertama ia mengalami gejala semacam itu. Pernah awal tahun ini ia mendadak ambruk di atas panggung saat menghibur warga Kepahiang, Bengkulu.

Di tengah menyanyikan sebuah lagu, tiba-tiba pandangan Via Vallen kabur dan tak lama, jatuh pingsan. Kini, mencegah hal-hal tidak diinginkan, akhirnya ia memutuskan periksa ke rumah sakit.

"Aku menjelaskan kejadiannya dan bagaimana kondisiku. Akhirnya diagnosa dokter, aku kena vertigo," aku pedangdut kelahiran 1 Oktober 1991.

Kepada para pengikut Instagramnya, Via Vallen bertanya bagaimana vertigo bisa sembuh? Apakah bisa kambuh terus? Semoga sehat selalu ya, Via.

(kur)

 

Penulis Indra Kurniawan
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.