Vanessa Angel Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Narkoba

Supriyanto Kamis, 9 April 2020 14:30:23
Polres Metro Jakarta Barat menjemput Vanessa Angel pada Rabu (8/4) siang untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus kepemilikan narkoba. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Polres Metro Jakarta Barat menjemput Vanessa Angel pada Rabu (8/4) siang untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus kepemilikan narkoba.

Setelah diperiksa selama 7 jam, Vanessa ditetapkan sebagai tersangka. Pemeriksaan selesai hingga pukul 19.00 WIB di ruang penyidik.

"Statusnya tersangka dan proses perkaranya lanjut," ujar Kanit 2 Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Maulana Mukarom kepada wartawan, Kamis (9/4).

Sampai Kamis (9/4) pagi, Vanessa dan suami, Bibi Ardiansyah masih berada di Polres Jakbar.

Namun hingga pagi ini, Vanessa Angel bersama suaminya masih di Polres Metro Jakarta Barat. Saat ditanya apakah artis dan model yang pernah ditangkap karena terkait kasus prostitusi online itu bakal ditahan, Maulana Mukarom belum bisa memastikan.

Maulana mengatakan, nasib Vanessa Angel akan diputuskan siang ini. Pihak Polres Metro Jakbar juga akan memverikan ketetangan resmi.

"Hari ini mau dirilis mekanisme penahanannya seperti apa," pungkas Maulana Mukarom.

Vanessa dan suami serta CL ditangkap polisi pada 17 Maret 2020 atas dugaan penyalahgunaan narkoba. Pil Xanax ditemukan di dalam kamar di rumah Vanessa Angel.

Hasil pemeriksaan, Vanessa dinyatakan negatif, sedangkan suaminya positif. Namun ketiganya saat itu dilepas karena polisi belum punya cukup bukti untuk menahannya.

Sementara Vanessa Angel sendiri mengaku memiliki Xanax itu dari mantan pengacaranya yang mendampinginya saat kasus prostitusi di Polda Jawa Timur.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.