Setelah Nikahi Zaskia Gotik, Anak Sirajuddin Diancam akan Diculik

Supriyanto Jumat, 1 Mei 2020 07:00:21
Zaskia Gotik resmi dinikahi Sirajuddin Mahmud. (Istimewa)

TABLOIDBINTANG.COM - Imel Putri Cahyati, mantan istri Sirajuddin Mahmud, muncul di televisi setelah mantan suaminya menikah dengan Zaskia Gotik. Imel membantah pemunculannya untuk panjat sosial atau numpang terkenal.

”Saya tuh sebetulnya nggak pernah mau nerima wawancara karena saya nggak mau dibilang pansos apalah," ujar Imel Putri Cahyati, di Studio Trans TV,  Jakarta Selatan, Rabu (29/4).

Ibu satu anak itu mengaku memiliki kekhawatiran setelah kabar pernikahan Sitajuddin dan Zaskia Gotik beredar. Imel mendapat teror, ancaman orang yang akan menculik anaknya.

Imel Putri Cahyati (Instagram)
Imel Putri Cahyati (Instagram)

"Cuma kemarin karena booming-nya pengusaha kaya raya, nah tiba-tiba ada satu akun yang ngancam mau culik anak saya jadi itu kekhawatiran,” ungkap Imel Putri Cahyati.

Takut terjadi sesuatu pada anaknya, Imel langsung menghubungi Sirajuddin Mahmud.

“Saya makanya saya komunikasiin sama dia, saya langsung WA lewat HP anaknya saya bilang ’ini harus hati-hati karena kan di media dibilang kamu tuh orang kaya segala macem,” tutur Imel Putri Cahyati.

Zaskia Gotik resmi dinikahi Sirajuddin Mahmud. (Istimewa)
Zaskia Gotik resmi dinikahi Sirajuddin Mahmud. (Istimewa)

Imel tidak ingin kejadian yang menimpa Muzdalifah dan Nassar beberapa tahun lalu terjadi padanya.

”Saya nggak mau ya kayak zamannya Musdalifah kan sempat kena, nah saya nggak mau, karena ada apa yang terjadi sama anak saya saya bakal maju. Kalau bukan karena hal itu saya nggak akan komunikasi sama dia,” pungkas Imel Putri Cahyati.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.