Raffi Ahmad Buka Peluang Maju Jadi Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan

Ari Kurniawan Rabu, 15 Juli 2020 06:00:56
Raffi Ahmad mendapat tawaran untuk maju jadi calon Wakil walikota Tangerang Selatan. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Raffi Ahmad mendapat tawaran untuk maju jadi calon Wakil walikota Tangerang Selatan. Tawaran itu, kata Raffi, datang dari putri Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin. 

Raffi Ahmad belum mengiyakan pinangan yang datang. Tapi, suami Nagita Slavina itu menegaskan dirinya tak menutup diri untuk terjun ke politik. 

"Sebenarnya sama halnya kayak aku jadi artis. Aku nggak ada cita-cita. Aku cita-cita bukan sebagai artis juga dulu. Tapi nggak tahu sekarang jadi artis. Ya ikutin arahnya aja sih," ungkap Raffi Ahmad, saat dijumpai di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (14/7). 

Raffi Ahmad mendapat tawaran untuk maju jadi calon Wakil walikota Tangerang Selatan.  (Seno/tabloidbintang.com)
Raffi Ahmad mendapat tawaran untuk maju jadi calon Wakil walikota Tangerang Selatan.  (Seno/tabloidbintang.com)

Dikatakan Raffi Ahmad lebih lanjut, banyak hal yang harus dipikirkan sebelum terjun ke kancah politik. Terlebih karena saat ini dirinya sudah sangat sibuk dengan jadwal syuting. 

Namun jika nantinya kesempatan untuk menjadi pemimpin daerah benar-benar datang, Raffi Ahmad mengaku siap. 

"Kalau untuk pengabdian untuk negara, kalau memang udah waktunya ataupun takdirnya ya kita mau nggak mau harus siap," pungkas Raffi Ahmad. 

Raffi Ahmad mendapat tawaran untuk maju jadi calon Wakil walikota Tangerang Selatan.  (Seno/tabloidbintang.com)
Raffi Ahmad mendapat tawaran untuk maju jadi calon Wakil walikota Tangerang Selatan.  (Seno/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.