Denada Tolak Bantuan Rp.100 Juta dari Baim Wong

Ari Kurniawan Senin, 20 Juli 2020 06:00:33
Denada menolak bantuan yang dari Baim Wong untuk pengobatan putrinya.

TABLOIDBINTANG.COM - Denada menolak bantuan yang dari Baim Wong untuk pengobatan putrinya, Shakira Aurum, yang kini sudah berganti nama jadi Aisha. Tak main-main, uang yang ditawarkan Baim mencapai 100 juta rupiah. 

Denada mengaku sangat menghargai bantuan yang disodorkan oleh Baim Wong. Tapi, Denada merasa kurang pantas mendapat uluran tangan Baim, karena masih banyak orang yang lebih membutuhkan. 

"Itu menurut aku jumlah yang gede banget, dan aku bilang sama dia aku tahu banget orang-orang yang berhati baik mau bantu. Aku berterima kasih sekali. Tapi jujur aku tidak bisa terima Rp 100 juta itu dan tidak sampai hatiku untuk menerima itu," kata Denada, dalam kanal YouTube miliknya. 

Selama mendampingi putrinya melawan kanker, Denada sering bertemu dengan orangtua lainnya yang memiliki nasib serupa. Di situ Denada melihat banyak orangtua yang jauh lebih susah darinya. 

"Aku sering bertemu dengan orangtua-orangtua lain yang anaknya juga menjalani kemoterapi. Ternyata banyak orang-orang yang sedang menjalani perjuangan jauh lebih berat dibandingkan kami," ungkapnya.

"Jadi aku bilang sama Baim waktu itu, bukannya aku nggak mau menerima niat baiknya waktu itu," lanjut Denada.

Lebih lanjut, Denada sendiri sebenarnya sangat membutuhkan uang untuk pengobatan Aisha. Ia bahkan rela menjual hingga apartemen demi bisa menutupi biaya rumah sakit.

"Aku bilang saat ini banyak orang-orang yang lebih membutuhkan dibanding aku. Kalau ditanya apakah aku butuh, Allah deh yang Maha Tahu. Tapi mereka lebih butuh," tutup Denada.

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.