Sempat Cakar-cakaran, Hana Hanifah dan Nabila Aprillya Akhirnya Damai

Supriyanto Selasa, 11 Agustus 2020 02:00:07
Hana Hanifah. (Intagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Perselisihan dua selebgram seksi, Hana Hanifah dan Nabila Aprillya, berakhir berujung damai. Keduanya sepakat untuk mencabut laporan polisi dan saling memaafkan.

Senin (10/8) sore, Hana Hanifah dan Nabila Aprillya didampingi kuasa hukum masing-masing datang ke Polda Metro Jaya untuk memulai langkah perdamaian.

"Syukur alhamdulillah hari saya selaku kuasa hukum Hana Hanifah dan kuasa hukum Nabila Aprillya telah sepakat untuk melakukan perdamaian," ungkap Machi Ahmad di Mapolda Metro Jaya, Senin (10/8).

Hana Hanifah. (Intagram)
Hana Hanifah. (Intagram)

Hana dan Nabila datang bersamaan. Mereka pun tampak akur berjalan bareng menuju Dit Reskrimum Polda Metro Jaya. Rencanya semua pihak resmi mencabut laporan minggu depan.

"Yang nantinya akan dilanjutkan masing-masing laporan kepolisian, di mana Hana akan mencabut laporan di Polda Metro Jaya dan bapak Sunan selaku kuasa hukum Nabila akan memcabut laporan di Polres Jaksel. Di mana tadi masing-masing pihak telah menandatangani perdamaian dari Hana dan Nabila. Nantinya kami sepakat mencabut laporan masing-masing," terang Machi Ahmad.

Hana Hanifah mengaku tidak ingin mencari musuh. Keputusan berdamai sudah ada dibenaknya setelah bebas dari Polresta Medan atas dugaan kasus prostitusi online.

"Dari minggu lalu ya. Kita berdua yang mau berdamai. Komunikasinya dari pihak lawyer," pungkas Hana Hanifah.

Nabilla Aprillya dan Hana Hanifah sempat saling lapor ke Polisi dengan pasal penganiayaan. Usai keduanya ribut hingga cakar-cakaran di sebuah kafe di Jakarta yang menyebabkan keduanya mengalami luka-luka.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.