Nagita Slavina Klarifikasi soal Pengakuan Ayah Kandung Dipaksa Masuk Rumah Sakit Jiwa

Supriyanto Kamis, 3 September 2020 20:00:23
Nagita Slavina memberi klarifikasi soal viral video ayahnya, Gideon Tengker. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nagita Slavina memberi klarifikasi soal viral video ayahnya, Gideon Tengker yang murka ingin memutus hubungan keluarga. Gideon mengaku dipaksa masuk ke Rumah Sakit Jiwa dan merasa tidak dianggap sebagai orang tua.

Dalam video yang diunggah di channel YouTube Rans Entertainment, Nagita Slavina dan ibundanya, Rieta Amalia menjelaskan permasalahannya.

"Jadi Papa (Gideon) itu sejak Gigi (Nagita) SD sudah sakit. Nah mungkin, dari anak anak kecil Mamah udah pisah. Ke sininya Mamah enggak tau lagi karena yang suka telepon Gigi dan Caca," ucap Rieta Amalia, dilihat Kamis (3/9).

Nagita Slavina menegaskan kalau Gideon Tengker,  ayahandanya sudah diketahui memiliki sakit kejiwaan sejak dirinya masih kecil.

"Satu hal memang Papah (Gideon) sakit dan sudah didiagnosa sejak aku kecil dari aku SD," terang Nagita Slavina.

"Ada gangguan syaraf di otak kalau enggak salah," kata Rieta Amalia menimpali.

Sejak kecil, Gigi sudah melihat ayahnya rutin meminum obat. Jika tidak konsumsi obat sesuai takaran, penyakit Gideon Tengker kambuh lagi.  Sayangnya Nagita dan Rieta tidak menyebutkan penyakit apa yang diderita Gideon.

"Ada beberapa kali dulu berhenti minum obat jadi kambuh lagi," kata Nagita Slavina.

Soal siapa yang merawat Gideo Tengker, Gigi mengatakan bahwa ia masih terus memantau kesehatan sang ayah lewat orang yang menjaga dan mengurusi Gideon selama ini.

"Memang ada yang jaga dan cerita papah beberapa bulan belakangan ini tidak mau minum obat, yang menjadikan sekarang banyak hal yang mungkin kayak gini," pungkas Nagita Slavina.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.