Dikabarkan Pindah Agama, Pernikahan Audi Marissa Tak Mendapat Restu Ibunda?

Supriyanto Senin, 14 September 2020 14:30:23
Audi Marissa dan Anthony Xie resmi menikah  pada Sabtu (12/9) kemarin di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Audi Marissa dan Anthony Xie resmi menikah  pada Sabtu (12/9) kemarin di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place. Keduanya memutuskan nikah setelah berpacaran selama dua tahun.

Sebelumnya, Audi Marissa dilamar oleh Anthony Xie pada Januari 2020 lalu di Las Vegas, Amerika Serikat.

Di tengah kabar bahagia itu, muncul kabar tak sedap bahwa ibunda Audi Marissa, Jenar Marissa atau Ijum tidak merestui pernikahan putrinya dengan Anthony Xie. Hal tersebut diduga berkaitan dengan kabar soal perbedaan agama di antara keduanya.

Audi disebut-sebut pindah keyakinan, mengikuti ajaran agama sang suami. Kabar tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

(Instagram)
(Instagram)

Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, pernikahan Audi Marissa dan Anthony tidak dihadiri oleh ibundanya, hanya ada sang ayah.

Tidak lama beredar kabar pernikahan Audi dan Anthony, Jenar Marissa juga menunjukan kegalauannya lewat Instagram. Insta story ibunda Audi mendadak jadi sorotan netizen.

Ibunda Audi dengan nama akun @_ijun.05_14 menulis kata puitis seolah kehilangan sesuatu yang disayang.

(Instagram)
(Instagram)

"Akhirnya aku paham cara Allah mengabulkan doa-doa. Dijauhkan aku dari orang-orang yang aku sayang, lalu digantikannya dengan orang-orang yang menyayangiku," tulis ibunda Audi Marissa belum lama ini.

Sampai sekarang, Audi maupun ibunda belum bisa dihubungi untuk dimintai konfirmasi soal kabar yang beredar.

(pri)

 

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.