Dinar Candy Jual Celana Dalam Bekas Dipakainya, Laku Rp 50 Juta

Supriyanto Sabtu, 19 September 2020 18:00:23
Dinar Candy jual celana dalam bekas dipakainya. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - DJ seksi Dinar Candy menjual barang-barang bekas miliknya lantaran kondisi keuangannya menepis karena lama menganggur akibat Covid-19.

Salah satu benda yang dijual Dinar Candy adalah celana dalam bekas dipakainya. Hal tersebut diumumkan tanpa malu-malu di akun Instagram miliknya.

"Hai guys jadi selama tujuh bulan ini aku nggak ada penghasilan yang tetap karena Corona ditambah lagi dengan PSBB yang sekarang. Jadi aku mau jual barang-barang aku guys," tulis Dinar Candy dalam Instagram miliknya.

"Salah satu yang mau aku jual adalah celana dalam aku, ini kancut aku ya guys yang sudah pernah aku pakai. Ini aku jual seharga Rp 50 juta," kata Dinar Candy menambahkan.

Pada unggahan lbya itu, Dinar Candy mengaku serius menjual celana dalam bekasnya. Hal itu diperuntukkan membantu keuangannya.

"Ini serius ya guys nggak main-main. Yang beneran minat hubungi asisten aku ya," terang Dinar Candy lagi.

Meski sempat mendapat komentar negatif bahkan hinaan ditujukan kepadanya, Dinar Candy santai. Tak mau peduli tanggapan orang lain, Dinar mengaku celana dalam bekas miliknya itu pun laku.

Dalam postingan selanjutnya, Dinar Candy pun membuktikan sang pria sudah mentransfer sejumlah uang yang diinginkan Dinar Candy.

"SOLD OUT guyss, akhirnya kancut aku ke jual juga 50jt, makasih ya @bobbystuntrider aku jadi terharu 3 org yg nawar akhirnya bobby yg duluan trasfer!!," beber Dinar Candy dalam unggahannya itu.

Postingan itu langsung banyak mendapatkan komentar. Banyak yang menginginkan Dinar Candy menjual barang lainnya.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.