Billy Syahputra Jual Mobil Alphard Buat Kebutuhan Keluarga, Bangkrut?

Supriyanto Senin, 21 September 2020 20:00:23
Billy Syahputra serius menjual mobil Alphard hitam kesayangannya. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Billy Syahputra serius menjual mobil Alphard hitam kesayangannya bernomor B 881 LLY. Mobil yang sudah dua tahun menemani Billy syuting itu dijual cepat lantaran butuh uang untuk keluarga.

Lantas, mengapa Billy Syahputra harus menjual mobil mewah satu-satunya yang dimiliki. Apakah benar adik almarhum Olga Syahputra itu bangkrut?

Kekasih Amanda Manopo itu mengaku sudah bosan dengan mobil mewahnya tersebut. Billy Syahputra mengamu sangat membutuhkan uang untuk kebutuhannya pribadi dan keluarga.

“Ini serius guys, gue mau jual mobil Alparhd gue. Jujur udah bosen. Kalau bisa dibilang uangnya buat keperluan gue guys, buat keluarga gue maksudnya. Ya gitu sih,” ucap Billy Syahputra dalam video di channel YouTube miliknya, Sabtu (19/9).

Billy Syahputra (Seno/tabloidbintang.com)
Billy Syahputra (Seno/tabloidbintang.com)

Dalam video tersebut Billy Syahputra tidak menerangkan kebutuhan apa yang membuatnya mendesak untuk menjual mobilnya tersebut.

“Pelat nomornya gue beli lumayan mahal. Pokoknya the best lah guys,” kata Billy Syahputra.

Dalam video, Amanda Manopo tampak tidak mempermasalahkan kekasihnya menjual mobil Alphard. Dikatakan Amanda yang terpenting baginya adalah, Billy masih memiliki uang di dompetnya.

“Ya kenapa emang? Yaudah kan cuma mobil (yang dijual) yang penting kan dompetnya tebel,” ucap Amanda Manopo tertawa.

“Dompet nggak ada, sayang.. Kalau misalnya mobil ini kejual, kalau ada rejeki lagi, insyaallah kalau mau beli ya beli. Tapi ini emang niat mau dijual guys,” timpal Billy Syahputra.(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.