Cerita Bojes AFI Nikahi Pelanggan yang Dulu Penggemarnya

Supriyanto Kamis, 22 Oktober 2020 08:00:46
Bojes AFI resmi menikah dengan Rida. (Istimewa)

TABLOIDBINTANG.COM - Penyanyi jebolan Akademi Fantasi Indonesia (AFI) 2005, Jisindo Beaugeste atau Bojes AFI, resmi menikah dengan Farida Estu pada 10 Oktober 2020, di kediamannya, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Bojes AFI menikahi Rida setelah belum setahun berpacaran. Tidak banyak yang mengetahui kisah asmara mereka. Ternyata Bojes menikahi pelanggan di kedai kopi miliknya.

"Awalnya dia tuh costumer aku di sini (kedai kopi). Terus tiga kali ketemu aku bilang suka sama dia," ungkap Bojes AFI kepada Tabloidbintang.com di RCKSTR Audos, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Rida menceritakan, pertama datang tertarik dengan Bojes saat tampil membawakan live musik. Wanita berusia 29 tahun itu pun tidak menyangka kalau pria yang disukai adalah Bojes AFI.

"Jadi awalnya teman aku ya temannya dia juga. Awalnya memang nggak saling kenal, kemudian diajak main ke kafenya dia. Di situ aku masukin Instagram Stories kalau dia (Bojes) lagi nyanyi," buka Rida saat ditemui wartawan.

"Nggak lama dibalas DM sama dia (Bojes) dia bilang terima kasih karena sudah mampir. Aku pikir awalnya yang nge-DM aku adminnya ternyata Bojes sendiri yang nge-DM aku," tutur Rida lagi.

Ternyata Rida adalah penggemar berat AFI dari dulu. Bojes termasuk menjadi salah satu orang yang diidolakannya dulu.

"Jadi pas DM dibalas sama dia (Bojes) aku senang banget dong, terlebih aku dikasih tahu sama temen aku kalau dia Bojes AFI aku lihat mukanya iya beneran itu dia. Aku dulu memang ngefans banget sama dia, selain sama dia aku juga ngefans sama Tiwi dan Tika waktu itu," pungkas Rida semringah.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.