Minta Keringanan Hukuman, Vanessa Angel Sebut Keluarganya Bangkrut

Ari Kurniawan Selasa, 27 Oktober 2020 09:00:49
Vanessa Angel menyampaikan nota pembelaan atau pledoi. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Vanessa Angel menyampaikan nota pembelaan atau pledoi pada sidang lanjutan kasus narkoba yang membelitnya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (26/10).

Dalam pembelaannya, Vanessa Angel meminta keringanan hukuman dari majelis hakim, agar bisa kembali bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarganya yang tengah mengalami kesulitan ekonomi. 

"Semoga setelah ini saya bisa kembali bekerja di dunia entertain untuk membantu perekonomian keluarga yang sedang bangkrut. Semoga saya bisa membantu suami saya," kata Vanessa Angel.

Vanessa Angel menyampaikan nota pembelaan atau pledoi. (Seno/tabloidbintang.com)
Vanessa Angel menyampaikan nota pembelaan atau pledoi. (Seno/tabloidbintang.com)

Vanessa Angel juga menyebut perannya sebagai ibu dari bayi berusia tiga bulan. Vanessa meminta agar dirinya tidak dipisahkan dari sang buah hati.

"Bapak majelis hakim yang saya muliakan, bapak tentu merasakan bagaimana menjadi orangtua yang memiliki anak. Saya mohon dalam putusan ini bapak tidak memisahkan saya dengan keluarga dan anak saya," ucap Vanessa Angel.

Lebih lanjut, Vanessa Angel berjanji untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah permasalahan ini selesai. 

"Saya akan menjadi ibu yang baik untuk anak saya. Saya akan menjadi panutan yang baik untuk anak saya, saya berjanji," tandas Vanessa Angel.

Vanessa Angel menyampaikan nota pembelaan atau pledoi. (Seno/tabloidbintang.com)
Vanessa Angel menyampaikan nota pembelaan atau pledoi. (Seno/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.