Heboh Foto Pernikahan Elly Sugigi dan Aher, Ternyata... 

Ari Kurniawan Rabu, 4 November 2020 08:00:11
Elly Sugigi kenalkan kekasih barunya, Aher. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kisah cinta Elly Sugigi kembali jadi sorotan publik. Kali ini Elly membuat heboh jagad maya setelah mengunggah foto dirinya sedang bersanding di pelaminan bersama sang kekasih, Aher. 

Di kolom keterangan, Elly Sugigi menulis, "Saaaah kan @aher.official 30 10 20". Tulisan tersebut seolah mengkonfirmasi telah terjadi pernikahan di antara keduanya. 

Tapi, saat dikonfirmasi, Elly Sugigi justru membantah adanya pernikahan. Dikatakakn Elly, foto tersebut ia unggah sebagai doa agar nantinya benar-benar dinikahi oleh Aher. 

Elly Sugigi kenalkan kekasih barunya, Aher. (Ari/tabloidbintang.com)
Elly Sugigi kenalkan kekasih barunya, Aher. (Ari/tabloidbintang.com)

"Oh sah kan, maksud aku biar disahkan cepet-cepet. Karena selama ini tidak pernah sah-sahan kan, cuma pakai baju pengantin gitu doang gitu loh," kata Elly Sugigi, saat dijumpai di Studio TransTV, Jakarta Selatan, Selasa (3/11).

"Jadi siapa tahu aja bisa disahkan gitu cepet-cepet dengan aku kasih caption seperti itu. Semoga aja dia sadar diri," lanjut janda satu anak itu sambil melirik Aher. 

Selama ini Elly Sugigi selalu gagal menjalin hubungan dengan pasangannya. Elly pun berharap banyak dari Aher. 

"Nggak mungkin aku minta, ayo dong nikahin aku gitu, ya nggak lah. Nggak mungkin kita duluan yang minta ke laki-laki, pasti nunggu dari pihak laki-laki. Itu aja," tegasnya. 

Elly Sugigi kenalkan kekasih barunya, Aher. (Ari/tabloidbintang.com)
Elly Sugigi kenalkan kekasih barunya, Aher. (Ari/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.