Gisella Anastasia Sebut Videonya dengan Nobu sebagai Masa Lalu

Ari Kurniawan Kamis, 7 Januari 2021 10:00:14
Gisella Anastasia meminta maaf. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sempat membantah, Gisella Anastasia akhirnya mengakui dirinya sebagai pemeran wanita dalam video asusila berdurasi 19 detik yang beredar luas di masyarakat. Gisella Anastasia pun ditetapkan sebagai tersangka. Demikian juga Michael Yukinobu de Fretes alias Nobu, pria yang ada dalam video tersebut. 

Gisella Anastasia menyebut videonya bersama Nobu hanyalah bagian dari masa lalu, yang sudah tidak ada kaitannya lagi dengan kehidupannya saat ini. 

"Ketahuilah apa yang terjadi dan apa yang dipertontonkan tanpa seizin saya adalah bagian dari masa lalu saya dan bukan dari kehidupan saya yang baru sekarang ini," kata Gisella Anastasia, dalam jumpa pers di sebuah hotel, di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (6/1) malam. 

Gisella Anastasia meminta maaf. (Seno/tabloidbintang.com)
Gisella Anastasia meminta maaf. (Seno/tabloidbintang.com)

Pada kesempatan itu Gisella Anastasia meminta maaf kepada semua pihak yang kecewa dan merasa dirugikan atas permasalahan ini. 

"Saya berharap melalui pernyataan saya ini, saya bisa dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya dari semua pihak, terutama sekali lagi dari yang saya kasihi, kedua orangtua, keluarga besar, anak saya Gempi, Mas Gading dan seluruh keluarga besarnya, serta Wijin dan keluarga," sebutnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Gisella Anastasia dan teman prianya, Michael Yukinobu de Fretes, ditetapkan sebagai tersangka kasus video asusila. Berdasar pengakuan Gisel kepada polisi, video itu dibuat pada 2017 lalu, di sebuah hotel di Medan, Sumatera Utara. 

Gisella Anastasia meminta maaf. (Seno/tabloidbintang.com)
Gisella Anastasia meminta maaf. (Seno/tabloidbintang.com)

(ari)
 

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.