Terganjal Restu Ibunda, Pernikahan Indah Permatasari - Arie Kriting Didukung Ayah

Supriyanto Senin, 25 Januari 2021 14:00:23
Pernikahan Indah Permatasari dengan Arie Kriting yang digelar 12 Januari 2021 mendapat pertentangan dari Nursyah, ibundanya. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Pernikahan Indah Permatasari dengan Arie Kriting yang digelar 12 Januari 2021 mendapat pertentangan dari Nursyah, ibundanya. Dikatakan Nursyah, dirinya tidak rela dunia dan akhirat putrinya nikah dengan Arie Kriting.

Namun rupanya, Nasrudin, ayah Indah Permatasari sudah merestui pernikahan putrinya. Bahkan Nasrudin membantu Indah Permatasari mengurus berkas dan perizinan pernikahan.

"Iya, saya sendiri yang urus, ya sendiri yang datang sama Indah (urus pernikahan) (ke) daerah Sawangan situ," ungkap Nasrudin kepada wartawan belum lama ini.

Nasrudin membeberkan, dirinya tidak punya masalah dengan putrinya dan

">Arie Kriting. Bahkan menurutnya, Indah dan Arie sudah jalani proses pendekatan, saling kenal selama tiga tahun.

Arie Kriting (Instagram)
Arie Kriting (Instagram)

"Kalau dari saya sih (merestui), sebenarnya ibu saja yang bermasalah kan? Kalau dari saya kan ya namanya orang berpacaran dan sudah niat untuk menikah ya itu harus direstui saja, kenapa mau ditunda-tunda lagi, apalagi kedua-duanya sudah kerja," terang Nasrudin.

Sang ayah berharap Indah Permatasari dan Arie Kriting bisa menjaga keutuhan rumah tangga dan rajin ibadah. Nasrudin menilai pernikahan putrinya akan berat karena terganjal restu ibunda.

"Kalau saya sih dukungannya semoga sehat saja, mudah-mudahan pernikahannya dipertahankan. Utamanya Arie karena ini banyak sih tantangannya untuk dia dari ibunya Indah. Jadi yang penting rajin salat saja," pungkas Nasrudin.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.