Pengacara Askara Bawa 38 Bukti Perselingkuhan Nindy Ayunda

Supriyanto Sabtu, 24 April 2021 16:00:23
Sidang perceraian Nindy Ayunda dan Askara Parasady Harsono masih bergulir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sidang perceraian Nindy Ayunda dan Askara Parasady Harsono masih bergulir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Kali ini, pihak tergugat yaitu Askara mengungkap bukti perselingkuhan Nindy.

M. Muslih, kuasa hukum Askara Parasady Harsono, mengatakan tuduhan adanya perselingkuhan Nindy dengan pria lain sudah jelas. Bukti diserahkan ke majelis hakim.

"Sudah kemarin (membuktikan), banyak buktinya ada chat, ada foto, ada manifest pesawat naik berapa orang," ujar M. Muslih kepada wartawan belum lama ini.

Sidang perceraian Nindy Ayunda dan Askara Parasady Harsono masih bergulir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. (Seno/tabloidbintang.com)
Sidang perceraian Nindy Ayunda dan Askara Parasady Harsono masih bergulir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. (Seno/tabloidbintang.com)

Dikatakan Muslih ada 38 bukti terkait tudingannya terhadap Nindy Ayunda yang disebut memiliki hubungan gelap dengan pria idaman lain.

"Itu memang ada beberapa orang (dimanifest itu) tapi kita nggak boleh ungkap keluar, itu yang jelas kita jadikan bukti," tutur Muslih.

"Untuk soal PIL (pria idaman lain) itu kemarin ada banyak sekali. Ada 31 (bukti) yah, ini tambahan 7, jadi 38," pungkas M. Muslih.

Nindy Ayunda dan Askara Parasady Harsono atau APH menikah sejak 2011. Pernikahan mereka pun membuahkan seorang anak laki-laki bernama Abhirama Danendra Harsono.

Nindy menuntut cerai di saat Askara mendekam di ruang tahanan karena kasus penyalahgunaan narkoba dan kepemilikan senjata api berjenis Baretta Kaliber 3.65. Askara ditangkap di kediamannya, kawasan Jakarta Selatan pada 7 Januari 2021 pukul 20.00 WIB.

(pri)


Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.