Nathalie Holscher Rilis Single Religi di Tengah Kabar Perceraiannya dengan Sule

Supriyanto Senin, 26 April 2021 11:00:24
Nathalie Holscher merilis single religi. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Rumah tangga Nathalie Holscher dan Sule yang baru enam bulan dibina sedang bermasalah. Mereka sudah pisah rumah, bahkan keluarga menyebut Nathalie sudah tidak tahan menjadi istri Sule.

Belum selesai masalah rumah tangganya, Nathalie Holscher diketahui merilis single religi Dengan Menyebut Nama Allah. Lagu remake ciptaan Dwiki Dharmawan yang pernah dipopulerkan oleh Novia Kolopaking.

Nathalie merilis single beserta video klip di channel YouTube Sunah Official pada Sabtu (24/4). Mengenakan busana muslim coklat muda, ibu sambung Rizky Febian itu tampak menghayati adegan tatkala memanjatkan doa.

Nathalie Holscher dan Sule. (Instagram)
Nathalie Holscher dan Sule. (Instagram)

"Hanya kepada-Mu aku meminta, hanya kepada-Mu aku memohon, hanya kepada-Mu aku menuju dan hanya kepada-Mu aku berserah diri." doa Nathalie Holscher dalam video.

Dalam keterangan video, admin Sunah Official mengatakan suka dan duka dirasakan Nathalie saat menjalani ramadhan pertamanya.

"Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, menjadi bulan Ramadhan pertama Nathalie Holscher menjadi muslim dan menjalankan kewajiban-Nya. Duka dan gembira Nathalie dapatkan di bulan penuh berkah ini," tulis keterangan di kanal YouTube tersebut.

"Nathalie Holscher pertama kalinya merilis lagu religi ini yang dinyanyikan pertama oleh Novia Kalopaking," tambah keterangan itu.

"Nathalie merasa bersyukur bisa menyanyikan lagu ini, dan merupakan bentuk Nathalie bersyukur atas segalanya," tutpnya.

Nathalie Holscher dan Sule. (Instagram)
Nathalie Holscher dan Sule. (Instagram)

(pri)


Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.