Elvy Sukaesih Mendadak Lenyap Setelah Penangkapan Dhawiya, Ini Kata Kuasa Hukum

Abdul Rahman Syaukani Selasa, 20 Pebruari 2018 05:00:00
Elvy Sukaesih (Seno / Tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ratu dangdut Elvy Sukaesih mendadak sulit sekali ditemui dan dihubungi usai ketiga anaknya diamankan polisi atas kasus narkoba. Tiap kali dihubungi, yang bersangkutan tak pernah mengangkatnya. Pun dengan akun Instagram pribadinya, mendadak dikunci setelah anak - anaknya ditangkap.

Zaky Alatas selaku kuasa hukum yang ditunjuk Elvy Sukaesih untuk membantu proses hukum anak-anaknya mengatakan, Elvy Sukaesih sudah menyerahkan semuanya kepada dirinya.

(Tov / Tabloidbintang.com)
(Tov / Tabloidbintang.com)

"Bukan ngumpet, bukan enggak mau muncul atau enggak mau datang. Tapi karena sudah diserahkan kepada saya sebagai kuasa hukumnya, sebagai keluarga besarnya," kata Zaky Alatas di Polda Metro Jaya, Senin (19/2).

Mendapat kepercayaan dari Elvy Sukaesih untuk mengurusi Dhawiya dan dua kakaknya, Zaky Alatas mengaku akan berusaha semaksimal mungkin.

"Saya akan memberikan yang terbaik sebagai tugas lawyer diberikan kuasa. Sebagai penasehat hukum saya akan melakukan kinerjanya seperti apa," katanya.

(Seno / Tabloidbintang.com)
(Seno / Tabloidbintang.com)

Ditanya kapan Elvy Sukaesih akan datang menjenguk anak-anaknya yang kini mendekam di dalam tahanan Polda Metro Jaya, Zaky Alatas belum bisa memberi kepastian. "Belum tahu ya kapan jenguknya," katanya.

Anak-anak Elvy Sukaesih diamankan petugas kepolisian bidang narkoba Polda Metro Jaya pada Jumat (16/2) lalu di bilangan Cawang, Jakarta Timur. Saat anak-anaknya dibawa oleh polisi, Elvy Sukaesih menyaksikan prosesnya.

(man / wida)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Wida Kriswanti
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.