Terbiasa Hidup Mewah, Roro Fitria Kesulitan Beradaptasi di Tahanan

Abdul Rahman Syaukani Kamis, 22 Pebruari 2018 13:40:09
Roro Fitria (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Roro Fitria selama ini terbiasa hidup mewah. Bintang film Bangkitnya Suster Gepeng itu pun kerap memamerkan kemewahan di akun media sosialnya.

Namun kini semua berubah total. Roro Fitria harus bisa berbagi tempat tidur dengan 5 orang di dalam sel tahanan akibat tersangkut kasus narkoba.

Roro Fitria (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Roro Fitria (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

Diungkapkan Nuning Tyas selaku kuasa hukum, Roro Fitria sempat kesulitan beradaptasi di tahanan. Butuh waktu bagi Roro Fitria untuk bisa menyesuaikan diri.

"Ya, sehari dua hari enggak bisa adaptasi. Dari yang sebelumnya biasanya hidup mewah, sekarang harus menyesuaikan keadaan gitu. Tapi kalau sekarang sudah mulai tenang karena sudah 5 hari ya," tutur Nuning Tyas di Polda Metro Jaya, Rabu (21/2) petang.

Sebelumnya Roro Fitria sempat syok diciduk polisi lantaran kedapatan membeli narkoba jenis sabu sebesar Rp 4 juta. Namun kini kondisinya mulai tenang. Roro Fitria  juga sudah mulai bisa makan seperti biasa.

Roro Fitria (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Roro Fitria (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

"Kalau makan sudah lumayan mau makan. Sudah bisa menyesuaikan sama teman-teman di kamarnya," ungkap sang kuasa hukum.

Roro Fitria ditangkap polisi di rumahnya di Patio Residence, Jagakarsa, Jakarta Selatan, 14 Februari 2018 lalu. Dia pun terancam kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Roro Fitria dikenakan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 Juncto Pasal 132 ayat 1 Undang Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

(man/ray)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.