Jalani Sidang Cerai, Begini Kondisi Kalina Oktarani

Supriyanto Kamis, 8 Maret 2018 14:20:38
Kalina Oktarani - Hendrayan (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kalina Oktarani mengajukan gugatan cerai dari suami, Muhammad Hendrayan ke Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang pada 8 Februari 2018. Padahal, usia pernikahan mereka baru berjalan sembilan bulan.

Devi Waluyo, kuasa hukum Kalina Oktarani mengatakan gugatan cerai dilayangkan karena masalah rumah tangga yang dihadapi kliennya sudah sejak lama. Lantas, bagaimana kondisi Kalina saat ini?

Kalina Oktarani - Hendrayan (Ryan Muhjani / tabloidbintang.com)
Kalina Oktarani - Hendrayan (Ryan Muhjani / tabloidbintang.com)

"Ya, kalau dibilang down, ya sudah lewat masanya, sekarang hadapi saja langkah berikutnya," ungkap Devi Waluyo saat dihubungi wartawan lewat telepon, Kamis (8/3).

Sidang cerai perdana digelar Kamis (8/3) di PA Tigaraksa. Hendrayan mau pun wakilnya tidak hadir pada sidang perdana. Hanya Kalina Oktarani dan tim kuasa hukum yang datang memenuhi panggilan Majelis Hakim.

"Jadi dia nggak hadir. Dan makanya akan dipanggil kedua kalinya nanti. Kita tunggu panggilan keduanya kapan," ucap Devi Waluyo.

Dalam gugatan cerai yang diajukan, Kalina Oktarani tidak menuntut macam-macam. Mantan istri Deddy Corbuzier itu hanya ingin cerai dan menjalani hidup masing-masing.

Kalina Oktarani dan Hendrayan menikah pada 26 Mei 2017, dihadiri oleh Deddy Corbuzier. Sejak menikah dengan Hendrayan, Kalina Oktarani banyak dihadapkan dengan masalah. Salah satunya adalah perseteruannya dengan istri Epy Kusnandar, Karina Ranau.

Belakangan, Muhammad Hendrayan juga dikabarkan menghilang. Saat Kalina keguguran, Hendrayan tidak terlihat mendampingi Kalina.

(pri/ray)

Penulis Supriyanto
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.