Roby Geisha Merasa Dizalimi Acara Pagi Pagi Pasti Happy Trans TV

Christiya Dika Handayani Rabu, 14 Maret 2018 17:10:23
Roby Geisha kecewa pada program Pagi Pagi Pasti Happy Trans TV. (Sisil / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Roby Geisha menuliskan kekecewaan pada program Pagi Pagi Pasti Happy Trans TV. Hal itu diungkapkan Roby Gesiha lewat Instagram Stories. Postingan Roby Geisha itu kemudian diunggah kembali oleh akun gosip @igtainment.

Dalam unggahannya, Roby Geisha menunjukkan tangkapan layar dari foto yang diunggah akun Instagram @p3htranstv. Foto tersebut menampilkan Istri Roby Geisha, Cinta Ratu, yang menjadi bintang tamu acara tersebut.

(Instagram)
(Instagram)

Di foto tangkapan layar itu, Roby Geisha menuliskan dizalimi acara yang dipandu Uya Kuya, Nikita Mirzani, dan Billy Syahputra tersebut. Pasalnya, Roby Geisha tak terima aib rumah tangannya bersama Cinta Ratu dikupas di acara itu .

"Kenapa manusia ini saling tersenyum dan tertawa sambil mencela, acara apa ini. Saling membuka aib urusan rumah tangga. Saya yang terzalimi belajar untuk diam dan bersabar. Berjuang sendiri lepas dari lingkaran musrik ini," tulis Roby Geisha.

(Instagram)
(Instagram)

Tak hanya itu, gitaris Geisha ini juga menulis doa untuk mengembalikan mereka pada kebaikan

"Ya Allah ya Tuhanku, hanya kepadaMu aku bisa mendapatkan pembelaan. Jagalah hati mereka dan kembalikan mereka kepada kebaikan," tandas Roby Geisha.

Roby Geisha menikah dengan Cinta Ratu Nansya pada 28 Oktober 2015. Pada tanggal 14 Februari lalu, Roby Geisha mengajukan permohonan talak cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Hal ini dikarenakan Roby Geisha mengaku diguna-guna oleh sang istri.

Cinta Ratu. (Sisil / tabloidbintang.com)
Cinta Ratu. (Sisil / tabloidbintang.com)

(dika / bin)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Binsar Hutapea
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.