Aline Adita Siap Lepas Status Janda dengan Pria Bule, Ini Konsep Pernikahannya

Christiya Dika Handayani Selasa, 17 April 2018 10:50:00
Aline Adita Siap Lepas Status Janda dengan Pria Bule, Ini Konsep Pernikahannya (Fata / Tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Lama tak terdengar kabarnya, Aline Adita datang dengan kabar bahagia. Mantan istri Aditya Tumbuan ini akan segera melepas status jandanya di bulan Mei mendatang dengan dinikahi kekasihnya, pria kewarganegaraan Australia bernama James Midgley. 

Keduanya akan melangsungkan pernikahan secara private di Pulau Dewata, Bali. Hal ini lantaran lokasi tersebut dinilai strategis untuk kerabat-kerabat calon suaminya yang memang berasal dari negara-negara lain.

"Bulan depan, di Bali. Karena tamunya Internasional, lokasinya sangat enak untuk tamu-tamu dari luar negeri. Jadi lebih baik di sana," ungkap Aline Adita saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (16/4).

(Seno / Tabloidbintang.com)
(Seno / Tabloidbintang.com)

Kesan private terasa dalam pernikahan Aline Adita nanti. Karena rencananya, ia hanya mengundang 200 tamu undangan dalam acara pernikahannya yang digelar dengan tema outdoor tersebut.

"Outdoor, di pinggir pantai. (Undangan) 200 orang  termasuk keluarga dan teman-teman suami. Kalau memang dilihat dari jumlah tamunya, private dan acaranya duduk. Kalau di Jakarta kan biasanya ballroom, berdiri. Orang yang dateng juga enggak kenal-kenal banget. Kalau ini cuma temen-temen dekat dan keluarga," pungkas Aline Adita.

Aline memutuskan kembali menikah setelah menjalin hubungan selama 3,5 tahun. Sebelumnya, Aline Adita pernah menikah dengan Aditya Tumbuan yang merupakan putra aktris senior Rima Melati dan Frans Tumbuan. Namun, rumah tangga keduanya hanya bertahan selama 5 tahun, pada 2008 keduanya pun resmi bercerai.

(dika / wida)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Wida Kriswanti
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.