Pria Bunuh Diri di Toilet SPBU Depok, Polisi Periksa CCTV

TEMPO Kamis, 14 Juni 2018 09:30:53
Ilustrasi (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Polisi telah memeriksa tiga orang saksi terkait dugaan bunuh diri di SPBU Jalan Kartini Kota Depok. Korban berinisial YR alias Rangkas 37 tahun warga Kampung Rawageni Cipayung Depok.

“Selain itu juga dilakukan analisa terhadap rekaman CCTV di TKP” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Depok, Komisaris Bintoro, Rabu 13 Juni 2018.

Menurut keluarga korban, kata Bintoro, pada 2016 korban pernah mencoba bunuh diri dengan cara yang sama.  Namun pada saat itu ketahuan saudaranya lalu pintu didobrak dan korban dilarikan ke rumah sakit. 

“Kemudian dirawat selama dua pekan untuk diobati lukanya dan kejiwaannya, setelah selesai perawatan baik lukanya maupun kejiwaannya korban selalu meminum obat penenang namun sudah 4 bulan terakhir korban tidak mau minum alasannya sudah enak.”

Polisi juga mengamankan baru bukti berupa satu helm sebuah pisau kaos warna hitam celana jeans pendek dan satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih. 

Sebelumnya seorang pria ditemukan tewas di Toilet SPBU Kawasan Stasiun Depok Lama. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Depok Komisaris Bintoro menyampaikan pria itu ditemukan setelah warga merasa curiga pada salah satu kamar mandi SPBU yang tertutup cukup lama.

"Sekitar pukuk 21.00 orang-orang sudah curiga dan sempat diketok-ketok. Pas dibuka korban sudah tergelatak ujar Bintoro kepada Tempo Rabu 13 Juni 2018.

Menurut Roni dugaan awal pria ini melakukan bunuh diri dengan melukai lehernya sendiri. “Dia memang menyayat atau menusuk, melukai dirinya sendiri begitu," tutur dia. Dari hasil pemeriksaan rekaman CCTV SPBU, kata Bintoro polisi memastikan tak ada orang lain yang masuk ke dalam kamar mandi tersebut selain korban.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Ari Kurniawan
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.