Jokowi Salat Idul Fitri Ditemani Anak dan Menantu

TEMPO Jumat, 15 Juni 2018 10:00:23
Presiden Jokowi bersama sejumlah menteri dan pejabat melaksanakan Salat Idul Fitri 1439 H di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Jumat, 15 Juni 2018. (TEMPO)

TABLOIDBINTANG.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melaksanakan salat Idul Fitri 2018 di Lapangan Astrid, Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, pagi ini. Jokowi ditemani sang istri Iriana Jokowi; putrinya, Kahiyang Ayu; serta menantunya, Bobby Nasution.

Keluarga Jokowi tiba di lokasi salat Idul Fitri sekitar pukul 06.40. Jokowi datang berjalan kaki dari dalam Istana Kepresiden Bogor. Sementara itu, Iriana dan Kahiyang Ayu menaiki mobil golf.

Setibanya di tempat salat Idul Fitri, Jokowi yang mengenakan kopiah hitam, jas, serta sarung merah itu langsung menyalami masyarakat yang hadir. Jokowi duduk di barisan terdepan bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Idrus Marham, dan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar.

Presiden Jokowi (Seno/tabloidbintang.com)
Presiden Jokowi (Seno/tabloidbintang.com)

Salat Idul Fitri di Lapangan Astrid ini dipimpin Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Didin Saefuddin Buchori, sebagai imam dan khatib. Dalam ceramahnya, Didin menyinggung tema meraih kemuliaan hidup setelah Ramadhan.

"Kalau saat Ramadhan kita dianjurkan selalu tadarus Alquran, hari ini dan seterusnya jadikanlah itu sebagai komitmen membaca Alquran," kata Didin, Jumat (15/6).

Usai salat Idul Fitri, Jokowi akan bersilaturahmi atau open house dengan masyarakat di Istana Kepresidenan Bogor. Acara open house Idul Fitri berlangsung pukul 09.30 hingga 11.00. "Setelah itu, Presiden akan melaksanakan ibadah salat Jumat," ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin .

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Binsar Hutapea
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.