Pilih Gedung Joang 45 untuk Deklarasi, Ini Alasan Pasangan Jokowi - Maruf Amin

TEMPO Jumat, 10 Agustus 2018 20:00:16
Jokowi dan Maruf Amin (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Pasangan capres-cawapres Jokowi dan Maruf Amin mendeklarasikan diri sebagai bakal calon presiden dan calon wakil presiden Indonesia 2019-2024 di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. Sebelumnya Gedung Joang 45 pernah dipakai Jokowi saat deklarasi pilpres 2014 bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Gedung ini dinilai memiliki nilai sejarah lantaran menjadi tempat para pendiri bangsa digembeleng aktivitas politiknya untuk menjaga kemerdekaan bangsa. "Kini kami pilih sebagai titik awal untuk memulai perjuangan dalam jalan perubahan untuk mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan," kata Jokowi di Gedung Joang, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018.

Jokowi memutuskan maju kembali sebagai calon presiden karena ingin meneruskan pekerjaannya di periode ini. Jokowi mengklaim selama empat tahun memimpin Indonesia, telah meletakkan pondasi untuk kemajuan bangsa.

Jokowi dan Maruf Amin (Seno/tabloidbintang.com)
Jokowi dan Maruf Amin (Seno/tabloidbintang.com)

Jokowi menilai pasangannya, Maruf Amin sebagai figur yang tepat untuk mendampinginya. "Beliau sosok yang utuh, ulama bijaksana yang dihormati seluruh umat Islam di Indonesia, memiliki pengalaman panjang di legislatif dan eksekutif, beliau adalah Rais Aam PBNU dan Ketua MUI," ujarnya. Selain memiliki rekam jejak panjang, Maruf Amin mempunyai visi yang sama terkait masalah bangsa. "Harus mengatasi kemiskinan, kesenjangan, dengan memperkuat ekonomi umat di seluruh tanah air," kata Jokowi.

Setelah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden dan wakil presiden di Gedung Joang, pasangan Jokowi-Maruf Amin menuju Komisi Pemilihan Umum untuk mendaftarkan diri. Keduanya mendaftar diantar oleh sejumlah ketua partai koalisi dan menteri Kabinet Kerja.

Pasangan Jokowi - Maruf Amin mendapat dukungan dari sembilan partai politik, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, Partai NasDem, Partai Hanura, Partai Persatuan Indonesia, Partai Solidaritas Indonesia, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Suyanto Soemohardjo
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.