Kabar Ratna Sarumpaet Dianiaya, Netizen Serbu Instagram Atiqah dan Rio Dewanto

TEMPO Rabu, 3 Oktober 2018 15:10:20
Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Terkait kabar dugaan penganiayaan yang dialami Ratna Sarumpaet, netizen ramai-ramai mencari tahu dengan mengunjungi akun Instagram putri Ratna, Atiqah Hasiholan. Tak cuma akun Instagram Atiqah Hasiholan yang jadi dibanjiri pertanyaan netizen. Suami Atiqah Hasihola, Rio Dewanto juga jadi sasaran netizen. Netizen menayakan kebenaran berita tersebut di kolom komentar unggahan terakhir menantu Ratna Sarumapet itu.

Kabar soal aktivis Ratna Sarumpaet dipukuli orang tak dikenal pada 21 September 2018 di Bandung, tersiar bersama sebuah foto pada Selasa, 2 Oktober 2018. Tampak potret wajah Ratna dengan muka lebam. Matanya pun bengkak.

Dalam foto yang beredar Ratna Sarumpaet mengenakan kemeja garis-garis. Di belakangnya terlihat ada tiang penyangga infus. Ratna seperti tengah duduk di tempat tidur rumah sakit.

Baik Atiqah Hasiholan maupun Rio Dewanto sama-sama memajang foto putri mereka, Salma Jihane Putri Dewanto, di unggahan terakhir akun Instagram. Tapi komentar yang memenuhi unggahan justru pertanyaan seputar kabar Ratna Sarumpaet.

Netizen heran Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto sama sekali tidak menyinggung pemukulan tersebut. Meskipun ada juga yang berpendapat, "Tidak semua hal harus diunggah di medsos," komentar seorang netizen.

Unggahan Atiqah Hasiholan masih dipenuhi komentar dan pertanyaan dari netizen sampai hari ini. Terlebih setelah tersiar kabar bahwa Ratna Sarumpaet tidak dianiaya melainkan menjalani operasi plastik di sebuah rumah sakit di Jakarta. Berbeda dengan Atiqah, Rio Dewanto memilih menuutup kolom komentarnya yang semula terbuka.

TEMPO.CO


Penulis TEMPO
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.