Kasus Narkoba, Roro Fitria Tak Terima Dikenakan Pasal Pengedar

Abdul Rahman Syaukani Jumat, 5 Oktober 2018 10:00:11
Roro Fitria dituntut 5 tahun penjara dan denda 1 miliar rupiah. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta terdakwa Roro Fitria dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dan denda 1 miliar rupiah subsider 6 bulan kurungan. Pengacara Roro Fitria menilai tuntutan Jaksa tersebut tidak adil.

“Tuntutan sekarang itu yang dialami oleh seluruh bangsa kita juga, adalah Pasal 112 dan 114 dikenakan kepada pengguna. Bagi kami tidak adil sekali pengguna dikenakan pasal tersebut dan disebut pengedar,” kata Asgar H Sjarfi di PN Jakarta Selatan, Kamis (4/10).

Menurut pengacara Roro Fitria, kliennya diposisikan sebagai pengedar narkoba karena hasil tes urine negatif.

Roro Fitria dituntut 5 tahun penjara dan denda 1 miliar rupiah. (Seno/tabloidbintang.com)
Roro Fitria dituntut 5 tahun penjara dan denda 1 miliar rupiah. (Seno/tabloidbintang.com)

“Hasil tes lab urinenya negatif, itu bukan membuktikan bahwa dia pengedar. Sebenarnya keadilan bagi kami semua ahli yang paling ideal itu ada di tes assesment terpadu. Kalau semua ahli sudah dikumpulkan kita baru mendapat putusan yang seadil adilnya. Semoga nanti hakim bisa memutuskan seadil-adilnya,” paparnya.

Berbeda dengan anggapan pihak pengacara Roro Fitria, jaksa mengatakan pasal yang dikenakan kepada Roro Fitria tidak otomatis menyimpulkannya sebagai pengedar. Tuntutan dari pasal tersebut, katanya, lebih kepada transaksi pembelian narkoba yang terbukti dilakukan Roro Fitria.

“Bukan berarti pengedar ya. Roro membeli dengan ada bukti transfer. Didukung bukti chat WA percakapannya, itu lah 114 pasalnya,” ungkap Maydarlis selaku JPU.

(man/ari)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.